CHOOSE YOUR LANGUAGE:

CHOOSE YOUR LANGUAGE:

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label SUBHANALLAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SUBHANALLAH. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 September 2014

SYAIKH AHMAD YASSIN, JASADNYA TETAP UTUH SELAMA 10 TAHUN

Sebagaimana diberitakan muslimdaily.net, putra Syaikh Ahmad Yassin yang bernama Abdul Ghani Yassin menemukan keajaiban saat proses pemakaman Ahmad Muhammad Azzam, cucu dari syaikh Ahmad Yassin. Putra Syaikh Ahmad Yassin ini menceritakan bahwa betapa dia terkejut ketika melihat jasad utuh ayahnya yang telah dikubur 10 tahun lalu dan mencium aroma wangi yang semerbak ketika hendak menggali tanah disamping makam ayahnya tersebut.

“Hari ini kami membongkar samping kuburan syaikh Ahmad Yasin untuk mengubur cucunya, Muhammad Azzam, maka kami temukan jasad beliau (ayah) masih utuh seperti saat kami kuburkan dahulu,” ungkap Abdul Ghani Yassin dalam account facebooknya.

Siapakah Syaikh Ahmad Yassin? 
Syaikh Ahmad Yassin, nama lengkapnya Syaikh Ahmad Ismail Yassin lahir tahun 1938 di desa Al-Jura, sebelah selatan kota Gaza, syahid pada saat sedang puasa sunah Senin- Kamis, hari Senin, 1 Shafar 1425 H/ 22 Maret 2004 M karena dihantam rudal penjajah zionis israel setelah melaksanakan shalat Shubuh berjama’ah di masjid Al-Mujama’ Al-Islami, Gaza.

Syaikh Ahmad Yassin merupakan tokoh spiritual gerakan Hamas, Qiyadah bagi pejuang dan rakyat Palestina melawan penjajah zionis israel.

Walaupun usianya uzur, kondisi tubuhnya lumpuh dari leher hingga ujung kaki, setiap hari harus menggunakan kursi roda, tidak menghalangi beliau untuk berdakwah, memimpin dan membina ummat, rakyat Palestina khususnya di Gaza. Beliau memiliki izzah sehingga disegani dan dicintai kawan, ditakuti lawan.

Sebagai tokoh spiritual dan qiyadah dalam perjuangan, Syaikh Ahmad Yassin banyak memberikan keteladanan bagi pengikutnya dan rakyat Palestina, juga bagi ummat Islam yang rindu syahid di jalan Alloh SWT.

Dalam suatu khutbahnya, Syaikh Ahmad Yassin pernah berkata: "Ummat ini tidak akan pernah memiliki kemuliaan dan meraih kemenangan kecuali dengan Islam. Tanpa Islam tidak pernah ada kemenangan. Kita selamanya akan selalu berada dalam kemunduran sampai ada sekelompok orang dari ummat ini yang siap menerima panji kepemimpinan yang berpegang teguh kepada Islam, baik sebagai aturan, perilaku, pergerakan, pengetahuan, maupun jihad. Inilah satu-satunya jalan. Pilih Alloh atau binasa!"
Dan Alloh tidak menjadikan pemberian bala-bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan) mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Alloh Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS: Al-Imran: 126).

Makin nyatalah kebenaran berita gembira dari Alloh SWT kepada para syuhada dalam surat Al Baqarah ayat 145:

”Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Alloh, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kalian tidak menyadarinya”

Dan sabda Nabi Muhammad Saw, bahwa bumi tidak akan memakan jasad mereka (para syuhada).

Sabtu, 16 Agustus 2014

27 MUJAHIDIN PALESTINA ITU SELAMAT


Ada banyak kisah keajaiban pertolongan Alloh di Gaza, saat zionis israel menyerang kota itu sejak 6 Juli lalu. Salah satunya dialami oleh 29 mujahidin Hamas. Mereka dianggap sudah gugur karena hampir sebulan tidak dapat dihubungi oleh markas Brigade Izzudin Al Qassam. Informasi terakhir yang diterima, mereka berhasil menggempur pasukan darat zionis yang bergerak menuju Gaza. Satu tank dan satu buldozer zionis hancur, sejumlah tentara zionis tewas, dan lainnya luka-luka. Namun setelah operasi itu, kabar mereka tak lagi terdengar. Dugaan kuat, mereka gugur syahid di dalam terowongan bawah tanah saat pesawat tempur F-16 zionis menggempur terowongan itu.

Saat gencatan senjata dua hari terakhir ini, tim penyisir dan penyelamat merehabilitasi terowongan yang hancur oleh serangan F-16 Zionis. Dan betapa kagetnya mereka, saat terowongan itu kembali bisa dibuka dan terhubung dengan terowongan sebelumnya, 23 diantara 29 mujahidin yang dianggap telah syahid itu ditemukan hidup dan sehat wal afiat. Sungguh merupakan keajaiban dan karamah dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala.

Bagaimana kisahnya mereka dapat bertahan hampir sebulan di dalam terowongan yang tertutup???
Padahal terowongan itu berada di kedalaman 25 meter di bawah tanah. Kalaupun membawa perbekalan, biasanya tidak ada yang dapat bertahan hidup di sana.

Perwakilan mujahidin itu pun menceritakan, mereka mendapatkan tugas untuk melancarkan operasi serangan terhadap pasukan darat zionis yang bergerak menuju Gaza melalui jalur selatan, di wilayah Ghawafir. Di sana, mereka keluar dari terowongan dan berhadap-hadapan dengan pasukan zionis. Baku tembak terjadi, di tengah keterkejutan tentara zionis yang tiba-tiba melihat mujahidin Hamas bermunculan dari bawah tanah. Operasi berhasil.

“Di awal operasi darat, kami berhadapan langsung dengan pasukan zionis dan dengan pertolongan Alloh kami berhasil melakukan aksi heroik. Pertama, kami berhasil meledakkan sebuah tank dan buldoser dari titik nol. Setelah itu kami melakukan operasi-operasi yang dibagi dengan para mujahidin sesuai dengan keahlian mereka sesuai rencana yang dicanangkan sebelumnya saat berada di ruang persiapan operasi,” kata salah seorang mujahidin.

Tiga diantara 29 mujahidin itu gugur dalam pertempuran. Salah satunya saat meledakkan tank, dan seorang lagi gugur saat meledakkan buldozer. Meledaknya tank dan buldozer itu juga mengakibatkan sejumlah tentara Zionis tewas dan sebagiannya luka-luka. Selesai memukul mundur pasukan, mereka kembali masuk ke dalam terowongan. Namun ternyata, pesawat tempur F-16 zionis Israel mengetahui keberadaan terowongan dan menghujaninya dengan roket dan bom. Terowongan pun longsor dan tertutup. Mujahidin Hamas terjebak di dalam terowongan. 23 orang berada dalam satu terowongan dan tiga lainnya terpisah. Tiga mujahidin tersebut, hingga kini masih dicari.

“Alloh memudahkan kami di dalam terowongan bawah tanah karena terdapat sumber air kecil. Kami gunakan pakaian kami untuk mengambil air itu karena sangat kecil kemudian kami peras dan kami minum. Kurma yang kami bawa kami makan setiap hari dengan dibagi-bagi selama sebulan. Setiap orang setiap hari hanya kebagian setengah buah kurma dan setengah cangkir air,” kata mujahidin lainnya melanjutkan kisah mereka.

Adanya sumber mata air itu, meskipun kecil, adalah keajaiban dari Alloh. Umumnya, sumber mata air baru bisa dijumpai pada kedalaman 90 meter. Atau paling dangkal 65 meter.

“Kesaksian itu membuktikan kepada bangsa Palestina dan ummat Islam bahwa meski dunia seluruhnya tidak membela rakyat Palestina dan pejuangnya, maka Alloh bersama kami dan tidak akan melepaskan kami. Alloh akan membela dan memberikan bekal kepada para pejuang,” kata komandan Izzuddin Al Qassam, seperti dikutip InfoPalestina, menyimpulkan kisah mereka. 
[Tim Redaksi Kisahikmah.com]

Selasa, 17 Desember 2013

JASAD PARA SAHABAT NABI MASIH UTUH DAN BERDARAH

Oktober 2013 sewaktu terjadi banjir di Madinah, makam 70 orang keluarga Perang Uhud ikut dilanda banjir. Setelah banjir surut, jenasah para sahabat-pun akhirnya terlihat keluar dalam keadaan masih utuh karena mereka dikuburkan di kawasan padang pasir, darahnya masih mengalir harum.
Jenasah para sahabat dimakamkan kembali seperti semula tapi tidak lagi diberi nama-nama jenasah tersebut  kecuali jenasah Hamzah ra karena diketahui dari luka didadanya, badannya tinggi besar. Jenasahnya masih berdarah dan harum. Bahkan tangannya masih memegang lukanya akibat terkena tombak, yang masih keluar darah. Walaupun sudah beberapa ribu tahun. 
Dan yang satu lagi adalah Abdullah bin Jaz ra karena diketahui dari telinga dan hidungnya yang terpotong akibat diikat benang. Kedua orang inilah yang sekarang nisannya ada di Uhud. Jadi kalau sekarang kita berziarah ke Gunung Uhud, hanya ada 2 nisan saja.
Berikut adalah sebagian isi dari kaset pembicaraan Dr Thariq As-Suwaidan tentang peristiwa tersebut. “Syaikh Mahmud Ash-Shawaf telah menyampaikan kepada kami bahwa dia adalah salah seorang yang diundang dari kalangan ulama besar untuk pemakaman semula para sahabat yang gugur syahid di perang Uhud di kompleks makam syuhada Uhud yaitu sebuah kawasan pemakaman yang terkenal.
Sebuah “Kesaksian” Dr Thariq As-Suwaidan dalam kasetnya yang amat berharga “Qisshatun Nihayah” yang dinukil secara langsung dari Syaikh Mahmud Ash-Shawaf menyebutkan peristiwa besar yang dialami oleh sebagian ulama saat penguburan kembali jenasah sahabat yang gugur syahid di perang Uhud. Setelah 1400 tahun jenasah para sahabat tetap utuh, ini sebagai bukti nyata atas berita gembira tentang para syuhada.

Para ulama memang diundang saat pemakaman kembali jenasah para sahabat itu ”Di antara orang yang aku kuburkan adalah Hamzah RA, badannya besar, kedua telinga dan hidungnya terpotong, perutnya terbelah, dia meletakkan tangannya di atas perutnya.
Ketika kami menggerakkannya dan mengangkat tangannya, darahnya mengalir. Aku menguburkannya bersama sahabat-sahabat lainnya yang gugur syahid di Uhud.” Dr Thariq As-suwaidan berkata, ”Ini adalah perkara yang terbukti secara mutawatir dan dengan mata kepala. Semoga Alloh SWT menyampaikan kita semua ke derajat para syuhada.

Syaikh Mahmud telah menyampaikan kepada kami tentang aroma harum misk yang berasal darinya ketika darah mengalir dari jasad Hamzah RA.” Subhanallah, setelah 1400 tahun lebih, betapa agungnya Engkau ya Alloh. Alangkah besarnya kekuasaan-Mu, Maha suci Engkau.
Betapa utamanya, betapa mulianya, Alloh memberikannya kepada para syuhada. Jika seperti itu kemuliaan jasadnya yang terpendam di perut bumi yang tak seorangpun melihatnya, lalu bagaimanakah dengan kemuliannya di surga yang luasnya seluas langit dan bumi.

Selamat bagi yang telah melihat sahabat mulia ini, Hamzah bin Abdul Mutthalib ra. Jasad Syuhada Yang Tidak Mengalami Pembusukkan Jabir bin Abdillah bercerita, ”Menjelang perang Uhud, ayahku memanggilku pada malam hari. Ia berkata: ’Aku merasa akan menjadi orang yang paling pertama gugur di antara para sahabat Nabi Saw.
Sungguh aku tidak meninggalkan sesuatupun yang lebih kusayangi selain engkau, disamping Nabi Muhammad Saw. Sesungguhnya aku memiliki hutang, maka lunasilah. Dan bersikap baiklah kepada saudara-saudara perempuanmu.’ Keesokan harinya, ia pun menjadi orang yang pertama gugur.
Ia dimakamkan bersama orang yang lain dalam satu lubang kubur. Tetapi hatiku merasa kurang nyaman membiarkan ayahku satu lubang kubur bersama orang lain. Enam bulan kemudian, aku membongkar makamnya dan mengeluarkannya, jasadnya masih tetap utuh sama seperti pertama kali aku menguburkannya.” (Hadits Riwayat Bukhari, Fathul Bari, 3/214 )

Petikan hadits di atas membuktikan di mana ayah Jabir ra terbunuh dalam perang Uhud dan ketika enam bulan kemudian makamnya dibongkar, maka jasadnya tetap utuh. Enam bulan adalah waktu yang lama di mana tubuh mayat seharusnya sudah hancur.

Penelitian membuktikan bahwa 24-36 jam pertama mayat dikuburkan, maka bola mata mulai menonjol dan kornea menghitam. Cabang-cabang urat nadi mulai terlihat di perut dan dada. 2-5 hari berikutnya, wajah dan seluruh tubuh menggelembung, dari tubuh mayat keluar bau busuk. Setelah melewati 5-10 hari, kulit mulai rapuh dan tubuh ditutupi larva.
Organ-organ tubuh meleleh ke tanah dan mulai menyisakan tulang saja. (dinukil dari buku Ushuluth Thibbisy Syar’i, Dr. Muhammad Ahmad Sulaiman)

CATATAN - Dalam buku sejarah bencana banjir pertama kali terjadi pada tahun 46 Hijrah atau 667 Masehi atau 43 tahun setelah Perang Uhud yang ceritanya mirip, yaitu jasad jasad mereka mengapung.

Senin, 05 Agustus 2013

KETIKA TAKBIR BERGEMA ... IKHWAN, SELAMAT !!! SESUNGGUHNYA KALIAN TELAH MENANG !!!

Masya Alloh, alangkah tidak pantasnya diri ini jika disebut sebagai kader Ikhwanul Muslimin, malu sungguh ... Baru ngaji 8 tahun ilmu masih sedikit, Al Qur'an tidak hapal, hadits bisa dihitung jari ... Dateng liqo masih terlambat, kadang gak hadir tanpa kabar ... Sungguh malu melihat keimanan yang terkikis gelombang ombak yang kecil, sedangkan di Mesir sana tak goyah bak karang di hempas gelombang..tegar menantang, cadas dan tajam menggariskan keteguhan, namun diam tak bergeming diterpa gelombang tetap tenang..

Ustadz Rahmat Abdullah Allahuyarham pernah berkata bahwa tidak ada IM di Indonesia, yang ada hanya jamaah tarbiyah, mungkin memang sang Murobbi ini malu dengan standar kualitas kader di negeri ini, di Mesir sana sudah 80 tahun IM berjuang menegakkan kalimat tauhid, asam garam telah dirasakan, pahit getirnya kehidupan dijalani dengan tenang, syaikh Hasan Al Hudaiby menegaskan kader IM harus khatam Al Quran 3 hari sekali, bukan di bulan Ramadhan, bahkan di kurungan penjara yang dingin mencekam..Said Qutbh mencapai kegemilangan karya dalam lantai penjara yang usang dan kotor..saat ini pun masih ada kader IM yang sanggup mengkhatamkan Al Quran dalam 1 rakaat shalat, sang Presiden Mursi yang mulia..


Ada yang bilang cara IM salah, langkah kufur kau tempuh, ratusan nyawa melayang tak ada harganya dalam kekufuran..demokrasi bikinan yahudi hanya tipu menipu dan IM menjadi bagiannya ... Suara-suara itu bergema nyaring meneriakkan kebodohan IM, kau bodoh, kau tertipu, kau ternistakan..

Suara-suara yang nyaring namun sepi dari perjuangan, kering lisan dalam kalam, teriak paling lantang seakan pernah berpeluh berjuang, seakan paling mengerti tentang darah kesyahidan, padahal suara-suara itu datang jauh dari medan pertempuran, yang hanya bisa sembunyi dibalik fakta kehinaan tak pernah berkorban, kau bodohkan ummat Islam di Mesir seakan kau pernah bersimbah darah, seakan kau pernah melawan tank dengan batu, apache malawan kerikil, roket mainan sehari-hari ...


Ikhwan, kau sungguh mulia ... 80 tahun kau berjuang Alloh SWT menjadi saksi, bahwa dulu kau pernah mencapai Tel Aviv untuk menikam jantung negara Yahudi, bahwa kau tak pernah habis meski qiyadahmu diberondong peluru, meski tiang gantungan menjadi kado terindah seumur hidupmu, kau tak pernah habis meski caci maki manusia pandir dan bermulut besar mengolok platform amalmu, meski kau di khianati berkali-kali oleh rezim kau tak pernah habis, mati jasadmu namun dakwahmu kian hidup, kian menerangi kegelapan ummat yang lama dalam penantian keadilan, dakwahmu kian mengancam kegelapan yang sejatinya akan sirna dengan pancaran amal teguhmu, yang akan terang dengan akhlaq kokohmu ...

Wahai IM, kau tak kalah, dan tak akan pernah kalah, kau menangkan secara fair hati ummat Islam di Mesir, konstitusi syariatmu menjadi dambaan ummat yang sudah lama tak mencicipi keadilan ... kau sudah menang, hanya saja banyak yang iri dengan kemenanganmu, banyak yang terancam dengan kepiawaianmu mengelola negara, banyak yang terluka dengan pencapaianmu ...

Sungguh wahai IM kau ajari kami seribu cara menegakkan kalimat Alloh, 80 tahun tak bosannya dirimu berganti wujud, kau ajari kami yang miskin akan arti kemenangan, bahwa kemenangan yang kalian raih hanya ada dua pilihan, syahid atau Islam berjaya, kau ajari kami betapa murahnya kertas pemilu, sejatinya mensejahterakan ummat lebih kau utamakan, demokrasi hanya kau jadikan mainan dan kau berikan permainan yang cantik sehingga kau bisa menangkan, kau dibantai karena keteguhanmu menciptakan permainan yang Islami, bahwa bumi Mesir merindukan tumpahnya darah syuhada, kau memang sudah paham hal ini, alangkah hinanya jika kami mengajari guru yang lebih paham ilmunya, bahkan sebaliknya di sini kami iri padamu ... Di bulan kemenangan kau menangkan segala pintu kemenangan, kami iri padamu mudahnya mendapat bonus syurga di ladang yang sedang panen pahala, kami iri padamu karena hati kami masih ciut dengan kematian, bagi kalian kematian itu awal segala cinta yang kau pupuk di dunia, kau berjumpa dengan Alloh dengan cara terindah di bulan terindah, ku yakin malaikatpun tersenyum membawa ruh yang mati syahid, karena sejatinya mereka akan berkata ... ... ...
"Selamat, sesungguhnya kalian telah menang!" 

Oleh: -abu hanif-

Sabtu 3 Agustus 2013, Idul Fitri belum tiba. Tetapi, takbir panjang telah bergelora di Maidan Rabiah Adawiyah. Kumandang takbir dan yel-yel Islami yang menggetarkan jiwa itu dilakukan pendukung Presiden Mursi usai menggagalkan militer yang berusaha merebut Rabiah Adawiyah dan membubarkan demonstran. Pemerintah inkonstitusional bentukan kudeta melalui surat keputusan 31 Juli tentang dibolehkannya menggunakan segala cara untuk membubarkan demonstrasi di Bundaran Masjid Rabiah Adawiyah dan Nahdhah.

Minggu, 30 Desember 2012

MALAIKAT TEREKAM DI MASJID NABAWI MADINAH ????

Situs-situs jejaring sosial  seperti facebook, twitter dan lainnya 3 minggu ini dihebohkan dengan foto dan video yang menurut banyak orang adalah sosok malaikat. Foto dan video itu secara berantai terus beredar dan menjadi pembicaraan para netter.

Sebuah video yang merekam khutbah Jum'at di Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi pada 23 Muharram 1433 H, bertepatan pada 7 Desember 2012, dengan khatib Syaikh dr. Abdul Muhsin al-Qasim dan dipublikasikan di Youtube pada 8 Desember.

Saat khutbah berlangsung, kamera yang dipasang di Masjid, menangkap sosok yang seluruh wajah dan tubuhnya putih bercahaya, sosok ini terekam pada menit ke-14 dari video khutbah yang berdurasi 23:32. Namun terlihat tidak ada orang di sekitarnya yang menyadari dan memperhatikannya, dan nampaknya tidak ada orang yang sadar bahwa sosok itu mengeluarkan cahaya.

Sumber-sumber laporan Saudi terkait siapa sosok di video ini berbeda-beda, berbagai dugaan terkait sosok ini menyebar. Ada dugaan, kemungkinan cahaya itu disebabkan oleh pantulan sinar matahari. Namun Menurut keterangan, atap masjid dibuat dari marmer sehingga tidak bisa memantulkan cahaya sinar matahari.

Di sisi lain, seorang wakil dari Masjid Nabawi, Syaikh Abdul Wahid al-Khattab, mengatakan kepada para wartawan bahwa tidak ada dari administrasi masjid yang melihat sosok bercahaya itu. Dia menduga bahwa mungkin video ini hanya editan yang disebarkan di jejaring sosial.

Sementara direktur stasiun TV Madinah, Saad Aufi, tidak mengesampingkan dugaan bahwa ini hanya pantulan cahaya dari lensa kamera. Stasiun tersebut melaporkan bahwa kamera yang merekam sosok bercahaya itu sedang diperiksa, dan sebelum memastikan apapun, seorang pakar harus menganalisa video ini.

Sedangkan banyak orang juga percaya bahwa sosok bercahaya yang terekam itu adalah malaikat.
Wallahu A'lam.

Senin, 09 Mei 2011

Subhanallah, Lafadz Allah Terpotret Google Earth di Pegunungan Aceh

Aceh (voa-islam.com) - MasyaAllah, memang berbagai mukjizat kebesaran pastinya ditunjukan oleh sang Khalik, baik secara kasat mata maupun yang memang bisa dilihat secara langsung.

Sudah berulang kali Allah menunjukkan kebesarannya di alam ini, mulai dari daging bertulis Allah sampai awan berbentuk Allah. Kali ini kesempatan diberikan oleh Allah kepada Agung Dwinurcahya yang menemukan gambaran gunung yang menyerupai Lafadz Allah SWT di pegunungan Aceh.
...temuan gambar tersebut melalui tangkapan Google Earth pada koordinat latitude 3°48'39.81"N dan longitude 97°46'17.01"E. Eyealtitude 20 km...
Menurut Agung, Kamis (8/7/2010) mengatakan temuan gambar tersebut melalui tangkapan Google Earth pada koordinat latitude 3°48'39.81"N dan longitude 97°46'17.01"E. Eyealtitude 20 km.

Lokasi gambar tersebut tepatnya di penggunungan, BURNI UNING TUALANG di peta topografi 1 : 50.000. Gayo Lues, dekat dengan perbatasan.
Bagi Anda yang ingin menyaksikannya langsung bisa menggunakan google earth pada titik sebagaimana disebutkan diatas. (Ibnudzar/b8)

Rabu, 09 Maret 2011

DOKTOR NEUROLOGI MENGUNGKAP RAHASIA SUJUD

"Darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak manusia, kecuali sedang sujud shalat"

Seorang doktor di Amerika telah memeluk Islam karena beberapa keajaiban yang ditemuinya dalam penyelidikannya. Dia amat kagum dengan penemuan tersebut, sehingga tidak dapat diterima oleh akal pikiran. Dia adalah seorang doktor neurologi. Setelah memeluk Islam, dia amat yakin akan pengobatan secara Islam dan dengan itu telah membuka sebuah klinik yang bertemakan "Pengobatan Melalui Al Qur'an".

Kajian pengobatan melalui Al Qur'an membuatkan obat-obatannya berpatokan apa yang terdapat di dalam Al Qur'an. Diantara cara-cara yang digunakan adalah berpuasa, mengkonsumsi madu, biji hitam/ jintan hitam (blackseed/ habbatussauda) dan sebagainya.

Apabila ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam, maka doktor tersebut memberitahu bahwa semasa beliau melakukan kajian urat saraf, terdapat beberapa urat saraf di dalam urat manusia yang tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal. Setelah membuat kajian yang memakan waktu cukup lama, akhirnya beliau mendapati bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak manusia melainkan pada saat ketika seseorang itu sedang sujud saat mengerjakan shalat. Urat tersebut memerlukan darah hanya untuk beberapa saat saja. Yakni, darah hanya akan memasuki urat tersebut mengikut kadar shalat waktu yang diwajibkan oleh Islam.

Columbia University State pernah melakukan penelitian tentang otak. Ternyata, di otak terdapat sebuah bagian yang tidak teraliri darah. Tapi, bagian tersebut dapat teraliri darah bila kita melakukan gerakan khusus seperti sujud yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Walaupun tidak menyebutkan secara gamblang tentang waktu-waktu tersebut, tapi waktu-waktu tersebut berada sekitar Shalat Lima Waktu yang kita (Umat Islam) lakukan setiap hari. Efek dari teraliri-nya bagian dari otak tersebut adalah dapat membuat kerja otak menjadi maksimal.
Sehingga, kemampuan otak dalam bekerja (seperti, menghitung, menghapal, belajar dan lain-lain) bisa lebih baik dan tentunya menambah kecerdasan otak kita.

Begitulah keagungan ciptaan Alloh. Jadi barang siapa yang tidak menunaikan shalat, maka otaknya tidak akan dapat menerima darah yang secukupnya untuk berfungsi secara normal. Dengan demikian, kejadian manusia ini sebenarnya adalah untuk menganut agama Islam 'sepenuhnya' karena sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Alloh dengan agama-Nya yang indah ini.

Kesimpulannya: Makhluk Alloh yang bergelar manusia yang tidak Sholat, apalagi yang tidak beragama Islam, walaupun akal mereka berfungsi dengan secara normal tetapi sebenarnya dalam sesuatu keadaan mereka akan kehilangan keseimbangan dalam membuat keputusan yang normal. Justru itu, tidak heranlah jika manusia ini kadang kala tidak segan-segan untuk melakukan perkara-perkara yang bertentangan dengan fitrah kejadiannya, walaupun akal mereka mengetahui bahwa perbuatan yang akan dilakukan itu adalah salah dengan kehendak mereka. Ini menggambarkan ketidak mampuan otak mereka untuk mempertimbangkan akan perbuatan mereka itu secara lebih normal. Maka dari itu tidak heran timbulnya bermacam-macam gejala-gejala sosial masyarakat masa kini. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama mengambil hikmah dari kisah di atas.

"Muhammad itu adalah utusan Alloh dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Alloh dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud... (QS. Al Fath: 29)

Sabtu, 25 September 2010

SUBHANALLAH ! Empat Tiang Masjid Berputar 30 Derajat Menunjukkan Arah Kiblat yang Benar

TASIKMALAYA - Empat tiang beton di dalam Masjid Al Falah, Kampung Tunagan, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, mendadak berputar ke arah kanan sekitar 30 derajat tanpa merusak konstruksi, Rabu (22/9/2010) sore hingga malam. Fenomena yang sulit dinalar akal sehat itu, tak pelak membuat geger warga.

Keempat tiang bergerak berputar ke arah kanan selepas Ashar dan kembali ke posisi semula selepas Isya. Keempat tiang beton berbalut keramik itu berfungsi menyangga lantai dua. Perputaran tiang terjadi seusai puluhan warga menunaikan shalat Ashar. Mereka terkejut saat menyadari keempat tiang yang masing-masing berjarak sekitar dua meter membentuk segi empat itu, telah berubah arah sekitar 30 derajat ke arah kanan (utara).
“Tidak ada bunyi derak tembok. Tiba-tiba saja kami menyaksikan keempat tiang sudah berubah arah,” tutur H Syariful Gaos, seorang tokoh warga sekaligus orang yang memimpin pembangunan masjid pada tahun 1989 lalu.
Para jamaah sempat panik karena mengira masjid akan roboh. Namun setelah diteliti lebih seksama, tidak ada bekas-bekas perputaran. Keramik lantai tampak masih utuh. Hanya saja sudutnya berubah seiring dengan perubahan tiang.

Fenomena diluar akal sehat itu membuat jamaah langsung menyebut asma Alloh. Bahkan ada yang menitikkan air mata. Fenomena itu tidak berhenti sampai di situ. Selepas jamaah melaksanakan shalat Isya berjamaah, secara tiba-tiba keempat tiang beton berkeramik putih yang tepiannya ditempeli keramik hitam, berputar lagi ke arah semula dan kembali berada pada posisi awal. Kejadian kedua ini makin menghebohkan jamaah. Ada yang bertakbir ada pula yang melakukan sujud atau membaca ayat suci.

“Sejak itu masjid dipenuhi warga yang ingin menyaksikan kejadian itu dari dekat,” ujar Syariful, yang mengaku terus pulang seusai shalat Ashar.

Semalam ratusan warga terus berdatangan. Bahkan hingga Kamis (23/9) sore, puluhan warga masih berkumpul di masjid yang terletak di tepi jalan kampung itu. Hilman, seorang warga, memperlihatkan kepada wartawan hasil rekaman hidup kamera fotonya. Namun baik tiang dan lantai yang disebut Hilman tengah bergerak tidak tampak jelas. Kemungkinan gambar diambil setelah fenomena itu terjadi. Namun, puluhan warga berebut ingin menyaksikan hasil rekaman itu.

Menurut Syariful, masjid tersebut mengalami renovasi menjadi dua lantai pada tahun 1989 dan selesai Oktober. Lantai pertama berukuran 9x21 meter dan lantai dua 9x12 meter. “Semula itu hanya masjid biasa dengan lahan bekas kebun. Saya yang waktu itu berprofesi sebagai pemborong lantas mengusulkan dilakukan renovasi dan disambut warga,” ujarnya, sambil menyebutkan, renovasi juga mendapat sumbangan dari Presiden Soeharto sebesar Rp 50 juta melalui koleganya di Jakarta.

Sejak berdiri, lanjut Syariful, tidak ada hal yang aneh. Hanya saja setelah ada imbauan MUI Pusat untuk menghitung kembali arah kiblat masjid pasca gempa 2 September 2009 lalu, jajaran DKM Masjid Al Falah melakukan penghitungan ulang dipimpin H Rofik, ahli ilmu falak warga setempat.

Saat itu diketahui arah masjid mesti diputar ke kiri sekitar 30 derajat agar tepat menghadap kiblat. “Kalau tidak salah, perubahan arah kiblat itu dilakukan Juli lalu. Karena akan sulit jika harus membongkar masjid, maka warga sepakat hanya memutar hamparan sajadah saja ke arah kiri,” jelas Syariful.

Menurut Syafirul, fenomena itu saat ini tengah dikaji oleh para tokoh. Bukan mengkaji secara ilmiah, tapi membaca ada hikmah apa dibalik peristiwa tersebut. Ketua RW, Dudung, juga menyatakan hal serupa.
“Para tokoh tengah menelaah secara saksama, untuk menemukan hikmah dari peristiwa itu,” jelasnya. Namun bagi Syariful, kejadian ajaib itu bisa saja menjadi petunjuk bahwa arah kiblat yang sebenarnya, sesuai dengan arah masjid sekarang ini. “Logikanya, kami memutar arah kiblat ke kiri dan keempat tiang berputar ke arah kanan, dengan sudut perputaran yang sama. Karenanya saya akan mengungkapkan hal ini kepada warga untuk menjadi bahan pertimbangan,” imbuhnya.