CHOOSE YOUR LANGUAGE:

CHOOSE YOUR LANGUAGE:

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 September 2014

PENGURUS MILITAN KEADILAN 2014-2019

Alhamdulillah Militan Keadilan telah terdaftar resmi di Notaris sebagai yayasan resmi yang legal lewat Akta Notaris No 1 /02-06-2014.
Alamat notaris: Perumahan Janati Park Blok D no 1 Jatinangor Kab. Sumedang  Jawa Barat 45363.
Telepon: 022.7253.1361/ 0858.6011.5406
email: notaris_iin@yahoo.com

Serah Terima Akta Notaris Militan Keadilan dari Ibu Iin Titin Rohani Sh.M.Kn kepada Presiden MILITAN KEADILAN, Suherman.

Berikut ini Struktur kepengurusan Militan Keadilan masa jabatan 2014 - 2019 yang sudah tercatat di notaris:

Struktur Komunitas MK
Pendiri:

1.Suherman
2.Heri Shaimin
3.Siti Sulastri
 
Presiden: Suherman
Wakil: Heri Shaimin
 
Bendahara:
1.Siti Sulastri
2.Suhaibatul Aslamiah
 
Sekretaris Jendral:
1.Suprayetno
2.Ir.Nugroho
 
Penasehat: 
1.Azis Hatami
2.Sumarno Rastra

Perwakilan Leader:
1.Leader Jawa Barat: Eba Nurhiba
2.Leader Jawa Tengah: Mustachim
3.Leader Jawa Timur: Rohani
Keterangan: Untuk struktur kepengurusan lainnya segera menyusul. 

Sabtu, 12 April 2014

TENTANG SEBUAH KISAH "UKHUWAH"

Ukhuwah dan kebersamaan
Membuatku tak mudah berpaling
Bahkan tak sempat untuk sekedar berpaling
Harga sebuah kemenanganpun tak bisa menyempurnakan
 

Rasa bangga dan bahagia
Berada dalam barisan ini
 

Gapai kami
Dan jangan lepaskan
 

Asa ini telah menggunung dalam ikatan cinta
Karena hati yg telah berkumpul karena cinta
Mustahil terkoyak dan hancur
 

Bila dalam langkah ini
Ada yang terpelanting
Terjerembab dan tak mau bangkit lagi
Bahkan pergi menjauh
Lalu balik dengan pukulan kebencian
 

Dapat kupastikan
Kau bergabung bukan karena cinta
 

Karena apa?
Kau saja yang jawab!


Jika kau tanyakan pada kami
Mengapa masih setia dijalan ini?
Singkat saja
Cinta lah yang menyatukan
Cinta kepada yang Maha Segala…
 

Jika masih ada lagi yang bertanya mengapa?
Karena barisan ini
Karena jamaah ini
Karena ikatan ini
Telah menyatukan
Telah merekatkannya
Dan…
Tangan Alloh bersama dengan jamaah


Perjalanan Cinta, Kerja dan Harmoni untuk melayani
Adalah langkah abadi sepanjang usia manusia
Karena di dunia memang tempat untuk bertanam
Karena di dunia tempat para pejuang diuji
Karena di dunia antara haq dan bathil terus bertarung
 

Karenanya apapun yang terjadi teruslah bergerak dalam putaran jamaah
Karena sendiri berarti mati

Tak perlu risaukan
Apa yang mereka katakan
Mengapa terjadi?
Karena semua rencana-Nya
 

Kita…tetap tegak melangkah
Menebar cinta
Memberi kerja
Mencipta harmoni


( *Puisi karya Tri Joyo Adi dan Fenty Gunawan )

Selasa, 22 Oktober 2013

ANTARA FACEBOOK, ZIONISME DAN UKHUWAH

4 Februari 2004 Facebook resmi diluncurkan oleh Mark Zuckerberg bersama teman sekamarnya dan sesama mahasiswa Universitas Harvard. Awalnya Facebook hanya untuk mahasiswa Universitas Harvard saja. Setelah itu barulah diluncurkan untuk masyarakat umum. Perkembangannya sangat luar biasa, hanya dalam tempo 5 tahun, facebook dinobatkan sebagai situs jejaring sosial yang memiliki pengguna terbanyak di dunia.

Sekitar awal 2009 facebook mulai booming di Indonesia. Awalnya admin ogah ikut-ikutan membuat akun di facebook, banyak alasan kenapa admin tidak berminat. Namun seorang sahabat memaksa dan membuat akun atas nama admin secara diam-diam dan akhirnya setelah jadi baru diberitahukan beserta nama akun dan passwordnya. Admin hanya mendiamkan akun tersebut dalam beberapa bulan. Apalagi saat itu beredar bahwa facebook sebenarnya digunakan sebagai alat zionisasi seluruh dunia dan sebagai pemetaan kekuatan kaum muslimin.

Singkat cerita admin bertemu dengan seorang sahabat yang kebetulan baru saja cerita tentang zionisme di Indonesia. Admin pun langsung menanyakan tentang facebook kepadanya. Jawabannya??? udah pasti panjang lebar tapi sangat mudah dipahami (admin akan tulis yang inget aja)...

"Kalau memang begitu, kenapa kamu gak ikutan aktif main facebook. Contohnya negara-negara barat dan israel membuat senjata ... Hamas memakainya untuk menghancurkan mereka. Senjata yang mereka buat untuk menghancurkan kaum Muslim akhirnya dipakai untuk melawan mereka. Pejuang RI tempo dulu juga merebut senjata Jepang dan Belanda untuk melawan mereka ... Itu namanya senjata makan tuan ... 
Apakah kamu mau mengikuti mereka yang ketakutan bersembunyi dibalik tembok dan terkungkung di dalam lalu merasa dalam kenikmatan ibadah??? Takut keluar untuk menghadapi langsung musuh-musuh Islam ??? ... Pakai facebook untuk melawan mereka ... Penuhi dengan nuansa keislaman, biar Mark tahu kalau umat Islam bukanlah umat yang bodoh" (bbeeeuuuhhh ... galak yaaa ^_^)

Akhirnya itulah yang terjadi ... Ketika zionis menutupi semua kebusukannya dengan membungkam seluruh media di seluruh dunia, kaum Muslimin di facebook membongkarnya secara detil ke seluruh dunia. Kita tentu masih ingat ketika foto dan video Palestina bertebaran di facebook atau yang baru terjadi, Mesir.

Di Indonesia sendiri baru saja terjadi sebuah peristiwa tentang ukhuwah di facebook walaupun tidak ada zionisasi di dalamnya. Kejadian berawal ketika fanpage Islamedia memuat foto seorang gadis kecil dengan keterangan sebagai berikut:
Mohon bantuan ikhwah sekalian untuk menemukan atau memberikan info. Telah hilang diculik dugaan besar oleh khadimatnya, anak dari ibu Muharidah, kader DPC Pondok Melati bekasi. Hilang sekitar pukul 10-12 siang ini ketika umminya mengisi acara GESIT di DPC. poto dan keterangan lain terlampir.
Diculik pembantunya yg baru kerja semalam... Afnan 6th 10bln kls 1 SD Roudhotul Muttaqin..mhn bantu Share Ortunya: Ibu Muharida, Almt rmh Komp Bumi Alam indah Blok B 41 Kodau JtRahayu
cp 081316585764 Nama PRT barunya: rahmawati /wati. Umur 20 th alamat cirebon rt 03/01 pebedilan kidul kec kubaran Gunung. Kec Kubang Gunang. Kel. Cirebon barat.

Berita inipun dengan cepat menyebar, foto tersebut tercatat telah dibagikan sebanyak 528 kali. Ratusan komentar pun bersahutan, komentar yang berisi do'a dan nama daerah masing-masing (terutama daerah Pantura) ditambah dengan kata "MERAPAT" atau "BERSIAP SIAGA" terus bertambah. Dan ini bukan cuma NATO atau OMDO saja, mereka langsung ke jalan dan terminal mencari adik Afnan. Setiap menit komentar terus melaporkan hasil pencarian di sepanjang jalur Pantura. Akhirnya adik kita Afnan berhasil ditemukan, sedangkan penculiknya berhasil lolos. Afnan berhasil ditemukan sebelum Isya diterminal Cirebon.  Peristiwa ini hanya berjalan beberapa jam, dan tentunya membantu sedikit tugas dari pihak kepolisian.

Jadi ... ... ... Mari kita gunakan facebook sebaik mungkin untuk kepentingan kaum Muslimin walaupun facebook produk zionis yang katanya digunakan untuk merugikan umat Islam ...

Senin, 14 Oktober 2013

TUKANG BECAK BERQURBAN SAPI SEHARGA 13 JUTA RUPIAH

Keinginan Bambang (51) untuk membeli sapi qurban akhirnya terwujud. Ayah satu orang anak ini sehari-hari bekerja sebagai penarik becak di alun-alun Kota Pasuruan ini mengaku sangat bahagia. 

"Alhamdulillah, kulo tiyang mboten gadah, tesih saget qurban (Saya orang miskin masih bisa qurban)," kata Bambang, saat ditemui di rumahnya, Senin (14/10/2013) siang. 

Saat ditemui di rumahnya Jalan Pucangan Nomor 9 RT 4 RW 4, Kecamatan Purworejo, Bambang menceritakan bagaimana akhirnya ia bisa membeli seekor sapi seharga Rp 13 juta. Bambang menuturkan, uang yang dia gunakan adalah hasil pendapatan setiap hari dari penghasilannya menarik becak selama lebih dari lima tahun.

Bambang mengatakan, sehari-hari dia berangkat menarik becak dari sekitar pukul 06.00 sampai pukul 12.00 Siang. Maklum, usianya yang menginjak 50 tahun, membuatnya tak mampu mengayuh becak terlalu lama. Dalam satu hari, biasanya dia mendapat hasil sebanyak Rp 20.000-Rp 50.000. "Ya kadang Rp 20.000, kalau pas ramai bisa Rp 50.000," katanya.

Bambang mengaku juga mempunyai dua pelanggan tetap, yaitu seorang pelajar SDN Pakuncen, dan pelajar SMPN 5 Pasuruan. Setiap hari, dia mengantar jemput dua pelajar itu. Sekali antar, dia mendapat upah Rp 3.000. Uang bayaran atau upah tersebut, biasa dia ambil seminggu sekali, untuk dimasukan ke dalam kotak penyimpanan di jok becak miliknya. 

Pria yang mengaku tak pernah mengenyam pendidikan ini, menambahkan, selain uang dari hasil keringatnya, ia juga dibantu istrinya Mahmuda (46), yang bekerja sebagai tukang pijat. Istrinya, mendapat upah Rp 15.000 hingga 20.000, untuk satu orang yang dipijat.

Senin, 05 Agustus 2013

KETIKA TAKBIR BERGEMA ... IKHWAN, SELAMAT !!! SESUNGGUHNYA KALIAN TELAH MENANG !!!

Masya Alloh, alangkah tidak pantasnya diri ini jika disebut sebagai kader Ikhwanul Muslimin, malu sungguh ... Baru ngaji 8 tahun ilmu masih sedikit, Al Qur'an tidak hapal, hadits bisa dihitung jari ... Dateng liqo masih terlambat, kadang gak hadir tanpa kabar ... Sungguh malu melihat keimanan yang terkikis gelombang ombak yang kecil, sedangkan di Mesir sana tak goyah bak karang di hempas gelombang..tegar menantang, cadas dan tajam menggariskan keteguhan, namun diam tak bergeming diterpa gelombang tetap tenang..

Ustadz Rahmat Abdullah Allahuyarham pernah berkata bahwa tidak ada IM di Indonesia, yang ada hanya jamaah tarbiyah, mungkin memang sang Murobbi ini malu dengan standar kualitas kader di negeri ini, di Mesir sana sudah 80 tahun IM berjuang menegakkan kalimat tauhid, asam garam telah dirasakan, pahit getirnya kehidupan dijalani dengan tenang, syaikh Hasan Al Hudaiby menegaskan kader IM harus khatam Al Quran 3 hari sekali, bukan di bulan Ramadhan, bahkan di kurungan penjara yang dingin mencekam..Said Qutbh mencapai kegemilangan karya dalam lantai penjara yang usang dan kotor..saat ini pun masih ada kader IM yang sanggup mengkhatamkan Al Quran dalam 1 rakaat shalat, sang Presiden Mursi yang mulia..


Ada yang bilang cara IM salah, langkah kufur kau tempuh, ratusan nyawa melayang tak ada harganya dalam kekufuran..demokrasi bikinan yahudi hanya tipu menipu dan IM menjadi bagiannya ... Suara-suara itu bergema nyaring meneriakkan kebodohan IM, kau bodoh, kau tertipu, kau ternistakan..

Suara-suara yang nyaring namun sepi dari perjuangan, kering lisan dalam kalam, teriak paling lantang seakan pernah berpeluh berjuang, seakan paling mengerti tentang darah kesyahidan, padahal suara-suara itu datang jauh dari medan pertempuran, yang hanya bisa sembunyi dibalik fakta kehinaan tak pernah berkorban, kau bodohkan ummat Islam di Mesir seakan kau pernah bersimbah darah, seakan kau pernah melawan tank dengan batu, apache malawan kerikil, roket mainan sehari-hari ...


Ikhwan, kau sungguh mulia ... 80 tahun kau berjuang Alloh SWT menjadi saksi, bahwa dulu kau pernah mencapai Tel Aviv untuk menikam jantung negara Yahudi, bahwa kau tak pernah habis meski qiyadahmu diberondong peluru, meski tiang gantungan menjadi kado terindah seumur hidupmu, kau tak pernah habis meski caci maki manusia pandir dan bermulut besar mengolok platform amalmu, meski kau di khianati berkali-kali oleh rezim kau tak pernah habis, mati jasadmu namun dakwahmu kian hidup, kian menerangi kegelapan ummat yang lama dalam penantian keadilan, dakwahmu kian mengancam kegelapan yang sejatinya akan sirna dengan pancaran amal teguhmu, yang akan terang dengan akhlaq kokohmu ...

Wahai IM, kau tak kalah, dan tak akan pernah kalah, kau menangkan secara fair hati ummat Islam di Mesir, konstitusi syariatmu menjadi dambaan ummat yang sudah lama tak mencicipi keadilan ... kau sudah menang, hanya saja banyak yang iri dengan kemenanganmu, banyak yang terancam dengan kepiawaianmu mengelola negara, banyak yang terluka dengan pencapaianmu ...

Sungguh wahai IM kau ajari kami seribu cara menegakkan kalimat Alloh, 80 tahun tak bosannya dirimu berganti wujud, kau ajari kami yang miskin akan arti kemenangan, bahwa kemenangan yang kalian raih hanya ada dua pilihan, syahid atau Islam berjaya, kau ajari kami betapa murahnya kertas pemilu, sejatinya mensejahterakan ummat lebih kau utamakan, demokrasi hanya kau jadikan mainan dan kau berikan permainan yang cantik sehingga kau bisa menangkan, kau dibantai karena keteguhanmu menciptakan permainan yang Islami, bahwa bumi Mesir merindukan tumpahnya darah syuhada, kau memang sudah paham hal ini, alangkah hinanya jika kami mengajari guru yang lebih paham ilmunya, bahkan sebaliknya di sini kami iri padamu ... Di bulan kemenangan kau menangkan segala pintu kemenangan, kami iri padamu mudahnya mendapat bonus syurga di ladang yang sedang panen pahala, kami iri padamu karena hati kami masih ciut dengan kematian, bagi kalian kematian itu awal segala cinta yang kau pupuk di dunia, kau berjumpa dengan Alloh dengan cara terindah di bulan terindah, ku yakin malaikatpun tersenyum membawa ruh yang mati syahid, karena sejatinya mereka akan berkata ... ... ...
"Selamat, sesungguhnya kalian telah menang!" 

Oleh: -abu hanif-

Sabtu 3 Agustus 2013, Idul Fitri belum tiba. Tetapi, takbir panjang telah bergelora di Maidan Rabiah Adawiyah. Kumandang takbir dan yel-yel Islami yang menggetarkan jiwa itu dilakukan pendukung Presiden Mursi usai menggagalkan militer yang berusaha merebut Rabiah Adawiyah dan membubarkan demonstran. Pemerintah inkonstitusional bentukan kudeta melalui surat keputusan 31 Juli tentang dibolehkannya menggunakan segala cara untuk membubarkan demonstrasi di Bundaran Masjid Rabiah Adawiyah dan Nahdhah.

Minggu, 28 Juli 2013

SALAM UI, LD SE-UI DAN FSLDK GELAR AKSI PRO MURSI

Muhammad Mursi, Presiden Mesir yang terpilih secara sah dan konstitusional setelah memenangkan pemilu yang demokratis tahun lalu, dikudeta oleh militer Mesir. Sebuah Ironi di tengah dunia yang beradab,
memilih langka kudeta yang tak lain merupakan cara masyarakat primitif dimana kekuatan senjata mengalahkan logika. Diperparah, pembantaian terhadap saudara-saudara muslim di Mesir masih terus berlangsung.

Militer Mesir menangkap ratusan pendukung Mursi dan merampas hak-hak hukum mereka. Terhitung 80 (informasi terbaru sejumlah 200 orang –Fimadani) orang meninggal dunia yang umumnya ditembak di kepala serta lebih dari 1000 orang luka-luka. Beberapa tempat yang menjadi saksi diantaranya Masjid Qoid Ibrahim di Provinsi Iskandariyah, Markas Garda Republik, Rab’ah dan Alexandria.

Oleh karena itu, Salam UI, LD se-UI dan FSLDK dengan seluruh elemen aktivis mahasiswa menyerukan Aksi Solidaritas Menentang Kudeta dan Pembantaian di Mesir, 28 Juli 2013 di Depan Kedubes Mesir dilanjutkan dengan longmarch ke Kemenlu.

Bersamaan dengan ini, Kami mengecam tindakan kudeta pemerintahan demokratis Mesir, Muhammad Mursi dan pembantaian di Mesir per 28 Juli 2013. Sikap ini dikeluarkan berdarkan alasan-alasan berikut :
1. Coup d’etat atas Mursi,
Presiden Mesir yang terpilih secara sah dan konstitusional setelah memenangkan pemilu yang demokratis dengan hampir 25% suara di putaran pertama dan 52% suara di putaran berikutnya pada Mei 2012 (Aljazeera) oleh militer Mesir secara sepihak pada tanggal 3 Juli 2013. Kudeta militer ini akan membawa demokrasi militer menjadi diktator tirani kembali.

2. Penahanan sepihak atas Mursi (Presiden resmi Mesir) di penjara Torah pada 4 Juli 2013.

3. Pelanggaran atas HAM, hukum serta tindakan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh militer Mesir secara otoriter terhadap Muslim di Mesir, khususnya pendukung Mursi yang menuntut keadilan atas kesewenangan militer Mesir.

4. Jejak historis hubungan diplomatis Mesir dengan Indonesia yang baik. Mesir sebagai salah satu negara
pertama yang mengakui dan mendukung kemerdekaan Indonesia. Pengakuan ini membuat RI berdiri sejajar dengan Belanda (juga dengan negara-negara merdeka lainnya) dalam segala macam perundingan dan pembahasan tentang Indonesia di Lembaga Internasional.

Menanggapi hal ini, kami menuntut kepada Kedubes Mesir dan Kemenlu untuk segera menyampaikan aspirasi dan menyuarakan suara seluruh muslim Indonesia, terkait :
1. Pembebasan Muhammad Mursi beserta seluruh pendukungnya yang ditangkap paksa
2. Mengembalikan pemerintahan demokratis Mesir kepada Muhammad Mursi
3. Menghentikan segala bentuk kekerasan, ketidak- manusiawian serta pelanggaran hukum atas pendukung Mursi.

Dan menghimbau kepada seluruh ummat muslim di tanah air untuk :
1. Turut mendoakan keselamatan bagi saudara-saudara sesama muslim di Mesir. Salah satunya ketika waktu-waktu diijabahnya doa, khususnya di bulan Ramadhan ini
2. Membantu menyuarakan dan menyebarkan berita-berita mengenai perkembangan Mesir kepada saudara sesama muslim lainnya. Diharapkan dapat membentuk awareness kepedulian antar Muslim.

Salam UI 16, Lembaga Dakwah se UI dan FSLDK.

Sabtu, 27 Juli 2013

PEMBANTAIAN UMAT ISLAM MESIR OLEH JENDERAL AS SISI SANG PEMBANTAI

Jenderal Sisi, menteri pertahanan yang mengkudeta presiden Mursi, yang haus darah itu membuktikan omongannya, atas nama dukungan warga padanya, hari ini (malam sampai pagi hari) militer dan polisi telah membantai rakyatnya sendiri yang tak berdosa.

Peluru tajam, gas beracun, gas air mata yang membakar (senjata yang dilarang dunia internasional untuk dipakai melawan sipil), dan benda-benda tumpul digunakan membunuh pendemo damai yang datang bersama anak-anak mereka.

Tercatat di RS. Darurat di Rabi'ah Adawiyah 55 Syuhada dan ribuan luka parah.

Direktur RS. Mengatakan kami angkat tangan dengan banyaknya jumlah korban. Kami tidak punya alat bedah, pasokan darah dan lainnya. Kami menghimbau dunia internasional untuk segera bertindak menolong korban yang terus berjatuhan.

Rata-rata para syuhada itu terluka di bagian HATI, DADA, KEPALA. Pembunuhan secara sistematis. Darah berceceran sepanjang jalan menuju RS. Darurat.

Di Iskandaria, massa dikepung di Masjid Qaid Ibrahim setelah mereka diserang oleh preman yang dipersenjatai secara membabi buta, 7 syuhada dan lebih 250 luka-luka di dalam masjid yang sampai sekarang masih dikepung bahkan oleh polisi.

Mesir mengetuk pintu kemanusiaan dunia. Telah terjadi pelanggaran HAM BERAT terhadap sipil tak berdosa. Apa dunia internasional masih membisu?!!!

Selamatkan umat Islam di Mesir.
Bersatulah umat Islam di Mesir.

اللهم احفظ مصر والمسلمين من كل سوء. آمين

"Allahummah fadz mishr wal muslimiin min kulli suu'..yaa ALLOH Jagalah Mesir dan kaum muslimin dari kejahatan..Aamiin ya Rabbal'alamiiiin ".
Untuk mengikuti perkembangan terkini silahkan buka link: mubasher-misr.aljazeera.net/livestream.

Mana pejuang Demokrasi ?
Mana pejuang HAM ?
Kemana aktivis-aktivis itu?
Mana Mujahidin ISLAM?
Mana Singa-Singa ALLOH?
Pada kemana para JUNDU RAHMAN?
Pada kemana umat ISLAM?
Mana nih yang katanya ngaku-ngaku Pejuang KHILAFAH?
Kemana alian semua ... ???
Yang katanya CINTA dengan Rasulullah dan Umat ISLAM.......!!!!


Apakah kalian buta atau pura-pura tidak melihat, menyaksikan Kebiadaban dan Kedzaliman yang tengah terjadi di Mesir, Suriah, Palestina, Burma, Myanmar dan negeri-negeri dimana kaum Muslimin berada...itu bukan Bentrokan tapi PEMBANTAIAN!!!

TERIAKAN R Mesha Prasetya di catatan facebook

Sabtu, 13 Juli 2013

HIDAYAT NURWAHID DI RUTAN SALEMBA

Jakarta - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid berbuka puasa bersama dan memberikan tausiyah kepada para penghuni Rutan Klas I Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (12/7). Kegiatan ini didukung oleh Rumah Relawan dan komunitas Sedekah Harian. 

Dalam tausiyahnya, Hidayat menyampaikan bahwa setiap manusai pasti punya kesalahan, tetapi dengan bertobat maka kesalahan yang ada akan tertutup oleh kebaikan yang dilakukan. "Sebagai manusia, kita pasti punya kesalahan, namun bertobat dan lalu merubahnya menjadi kebaikan adalah yang menjadikan manusia luar biasa seperti halnya Umar Bin Khattab yang berubah yang akhirnya menjadi kholifah," tutur Hidayat menyemangati penghuni Rutan. 

Taushiyah dan doa yang dipimpin oleh Hidayat Nurwahid membuat para napi tak kuasa menahan air mata.



Dari kabarpks.com

Jumat, 31 Mei 2013

DIRIMU MASIH TANGGUH SEPERTI DULU


Dulu engkau tangguh
Kenapa sekarang luluh?
Sudahlah, jangan mengaduh, Hidup memang lumrah begitu.

Kesulitan itu aksesoris hidup, dia kadang mengepung, menjelma bagai elang,
menyeringai garang, mencengkram tajam, menghujam.

Dan engkau, engkau bagai pipit kecil dikepung raksasa-raksasa lapar.
Pucat pasi. Ingin berlari. Sembunyi.

Sayapmu mungkin kecil
Paruhmu mungil
Cakarmu kerdil
Dan
Nyalimu menggigil!

Tapi,
Ketahuilah!
Kekuatan itu bukan pada realitas fisikmu, bukan pula di aksesoris tubuhmu.
Melainkan pada motivasi di dadamu, yang lahir dari keberserahan pada Alloh

Berserahmu itulah sahabat, yang akan menjelma kekuatan, yang membuat Daud kecil menyungkurkan Jalut,
yang membantu Musa menenggelamkan Fir’aun,
yang menegarkan Hajar di tandus Makkah,
yang meneguhkan Bilal di himpitan batu Umayyah

Kekuatan yang akan membuat ke-pipit-anmu menjelma rajawali.
Tangguh, teguh, kukuh, tak kenal aduh!

Berserahlah sahabat ... ... ...
Pada Kekuatan yang menjagamu
Bukan menyerah pada kesulitan yang mengepungmu.

Tegakkan!
Kepalkan!
Hancurkan!
Sampai rintangan itu terjungkal di hadapanmu!
Karena kutahu: Dirimu memang tangguh


Dari Dpra Pks Rancatungku, Bandung, Jawa Barat


Sabtu, 29 Desember 2012

HARAPAN DELISA SANG PENAKLUK TSUNAMI ACEH 2004

"Mak, kaki adik mana? Kaki adik mana?" ratap Delisa Fitri Rahmadani, setiap tengah malam. Rintihan Delisa yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Kesdam Banda Aceh itu begitu menyayat batin ayahnya, Bachtiar (55) yang setia menunggui putri tercinta. "Hampir setiap malam dia menangis seperti itu," ujar Bachtiar.
Itulah ratapan asli Delisa yang sebenarnya ketika tersadar di rumah sakit 8 tahun yang lalu (2004).

Mungkin kita masih ingat nama itu .... Delisa. Banyak orang mengira bahwa sosok gadis cilik ini hanyalah rekaan Tere Liye sang penulis novel. Ya, apalagi setelah novel "Hafalan Shalat Delisa" diangkat ke layar lebar pada tahun 2011 oleh produser Chand Parwez Servia dan sutradara Sony Gaokasak. Kisahnya tentang Delisa, gadis cilik yang tinggal di Desa Lhok Nga, Kabupaten Aceh Besar.

Dalam film tersebut Delisa digambarkan sebagai bungsu dari empat bersaudara yang periang dan manja. Saat tsunami terjadi semua keluarganya meninggal; ibu, dan ketiga kakaknya. Kecuali ayahnya yang saat itu bekerja di kapal tanker perusahaan minyak internasional.

Tsunami (atau dalam bahasa Simeulue disebut smong) juga merenggut sebelah kaki Delisa sehingga harus diamputasi. Setelah itu ia terpaksa menggunakan tongkat untuk berjalan. Tak lama setelah tsunami ayahnya pulang. Delisa kemudian menjalani hari-harinya dengan sang ayah. Delisa sempat frustasi menyadari kehilangan ini. Ia sedih. Namun akhirnya dengan dukungan ayah dan teman-temannya ia bangkit, menginsyafi bahwa semua peristiwa adalah kehendak Alloh Subhanahu Wa Ta’ala. Dahsyatnya, Delisa kemudian kembali bersemangat untuk menuntaskan hafalan shalatnya yang belum sempurna.
Tapi namanya film tentu tidak sama persis dengan aslinya. Yang pasti Delisa benar-benar korban gelombang ganas tsunami 26 Desember 2004. Kisahnya nyaris sangat mirip dengan Delisa-nya Darwis Tere Liye. Bedanya Delisa yang asli ini bukan penduduk Lhok Nga. Delisa yang ini bernama lengkap Delisa Fitri Rahmadani. Ia biasa dipanggil Delisa. Kakinya telah diamputasi karena diterjang tsunami. Gadis yang memakai baju putih dan rok berwarna coklat tersebut lahir di Ulee Lheue Banda Aceh, 15 Desember 1997 silam.
 
Di acara refleksi delapan tahun tsunami Aceh yang digelar Forum Lintas Komunitas di Museum Tsunami Aceh kemarin siang (26/12), Delisa menjadi pusat perhatian. Banyak yang meminta tanda tangan padanya, ada juga yang minta foto bersama. Sebelumnya Delisa tampil di hadapan seluruh pengunjung untuk berbagi kisahnya hingga selamat saat tsunami.

Dengan bantuan tongkat gadis itu berdiri di tengah panggung. Kedua bola matanya terlihat berair. Dari mulutnya cerita demi cerita tentang peristiwa tsunami delapan tahun silam mengalir. Sesekali ia terlihat berhenti bercerita. Kadang suaranya terdengar terputus-putus, terutama saat menyebut ibunya.

Saat itu katanya ia masih berusia 8 tahun lebih 15 hari. Ia masih duduk di kelas 2 MIN Ulee Lheue Banda Aceh. Saat musibah tersebut ia kehilangan ibunya Salamah, dan juga ketiga saudara kandungnya. Ia juga kehilangan anggota tubuhnya, yaitu kaki sebelah kanannya yang harus diamputasi.
“Waktu itu kaki saya sudah membusuk. Telapak kaki sudah terkikis dan nampak tulangnya. Selama tiga hari setelah tsunami kaki saya hanya diberi betadine saja. Perihpun sangat luar biasa, melihat kondisi saya yang seperti itu, salah satu relawan mengatakan bahwa ada dokter dari Australia di Rumah Sakit Fakinah. Relawan itu juga bilang kamu harus terima apapun nanti hasilnya, saya pun siap dioperasi pada hari kelima,” ujarnya di atas panggung.

Kini Delisa menjalani hari-harinya dengan bantuan tongkat dan kaki palsu. Ia tinggal bersama ayahnya Bakhtiar, dan seorang abangnya yang selamat. Ia kini sekolah di SMK 5 Telkom Banda Aceh dan masih kelas satu. Delisa adalah remaja yang penuh semangat dan energik, saat masih SMP ia juga pernah mendapat juara umum. Gadis itu juga pandai memainkan alat musik keyboard.
 
“Saya berterima kasih kepada Alloh yang telah mengambil kaki saya, di luar sana banyak Delisa-Delisa lain yang mungkin lebih dari saya,” ujarnya.
Kelak Delisa ingin menjadi pemain musik dan pengarang buku. Ia juga ingin membuat komunitas untuk anak-anak cacat. 

Subhanallah. Dua jempol untuk semangat bangkit Delisa dan kawan-kawan!
Do'a kami untuk kalian......

Minggu, 25 November 2012

DIALOG AA GYM DAN KANG AHER

Ini adalah sepenggalan singkat dialog  AA Gym dan Kang Aher gubernur Jawa Barat yang di tahun 2013 akan berpasangan dengan Deddy Mizwar setelah wakilnya (Dede Yusuf) mencalonkan diri menjadi gubernur. Dialog singkat ini berlangsung saat acara Ceramah Subuh on air MQ fm di Mesjid Daarut Tauhid Bandung tadi pagi (Ahad, 25 November 2012).

AA Gym : "Pak Gub lahir 66?" 
Kang Aher : "Iya, 46 tahun sekarang" 
AA Gym : "oo, lebih muda. Saya 62 pak. Jadi panggil saya kakak ya"
AA Gym : "Kepikiran waktu kecil jadi Gubernur Pak?"
Kang Aher : "Nggak. Sama sekali nggak."
AA Gym : "Sama saya juga nggak kepikiran jadi kyai."  "Tapi Alloh yang mengatur, sehingga sebagai apapun dan dimanapun semoga kehadiran kita membawa manfaat" 
AA Gym : "Apa yang Bapak cita-citakan untuk Jabar?"
Kang Aher : "Saya ingin 5 hal saja: Sehat, Terdidik, Berdaya Saing, Taat pada Tuhan, dan kelima.."
AA Gym : "Iya, yg terakhir?"
Kang Aher : "terakhir,.. Masuk surga sama-sama."
AA Gym : "Amiin, amiinn. Berarti berapa juta pak yang mau diajak masuk surga bareng-bareng?"
Kang Aher : "44,5 juta penduduk."

Agym : "Berhubungan dengan PILKADAL (Pemilihan Kepala Daerah Langsung), Bapak katanya mau maju lagi, bukannya capek Pak?"

Kang Aher : "Betul, dilihat dari segi itu memang sangat melelahkan. Tapi seperti yang tadi saya katakan, insya Alloh ada maslahat lebih besar yang dapat kita upayakan."
Agama itu akan lebih tegak dengan kekuasaan. Kata Ustman, innallaaha laa yazza'u bish shulthaan, maa laa yazza'u bil qur'an, Sungguh akan selesai dengan kekuasaan, apa-apa yang tidak selesai dengan Al Qur'an tanpa kekuasaan. Jadi dengan begitu, insya Alloh kita bisa menebarkan kebaikan lebih masif dan meluas, insya Alloh.

Agym :"Pak,ini mah bercanda aja yah. Katanya ini mah. Pilkadal sekarang banyak tukang obat. Jadi yang milih teh gimana penyakit weh cenah."
"Kalau yang sakit kepala, milih bodrex. Nu lalungse., leuleus wae milih kuku bima. Nah, yang sakit perut pilih Promag ya?"
"Tapi da saya mah ini memang rada maag nih Pak Gub, jadi udah jelas lah pilihan saya. Hadirin mah terserah penyakit masing-masing ya."

*Ceramah Pagi, Mesjid Daarut Tauhid Bandung (25/11)

Minggu, 28 Oktober 2012

KISAH YANG TERSISA DARI IDUL ADHA 1433 H / 2012

Kisah Mak Yati, pemulung yang menabung selama tiga tahun untuk berkurban dua ekor kambing saat Idul Adha sampai juga di telinga Mensos Salim Segaf Al Djufri. Bagi Mensos, apa yang dilakukan Mak Yati adalah sebuah contoh usaha perbaikan masalah sosial.

Begitu mendengar kisah tersebut kemarin, Salim Segaf langsung memerintahkan stafnya untuk menelusuri keberadaan Yati. Hingga akhirnya pada Ahad (28/10) pagi ini, politisi PKS itu berhasil bertemu di kediaman Yati di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
"Beliau nggak cukup hanya dengar laporan, lalu ingin bertemu," kata Kepala humas Kemensos, Sapto Waluyo, saat berbincang dengan detikcom, Ahad (28/10/2012).

Saat pertemuan di rumah sederhana Mak Yati, Salim sempat berbincang-bincang soal maksud kedatangannya. Saat itu, Salim menyampaikan bahwa Mak Yati adalah simbol perbaikan sosial. Di saat kondisinya yang sulit, dia masih bisa membantu masyarakat lain lewat kurban.
"Pas ngobrol, sempat terharu. Mak Yati menangis dan Pak Menteri pun ikut hanyut," terang Sapto.

Karena Yati dianggap sebagai contoh baik, Mensos pun memberi 'hadiah' berupa modal usaha ekonomi produksi sebesar Rp 5 juta. Mak Yati bisa menggunakan uang tersebut untuk awal membuat usaha baru, tidak lagi menjadi pemulung seperti saat ini.
"Apalagi kan beliau juga sudah cukup tua, dan kerjanya bisa membahayakan juga," sambungnya.

Tidak hanya itu, Salim juga menawarkan Mak Yati kemudahan untuk kembali ke kampungnya di Pasuruan, Jawa Timur. Bila bersedia, wanita berusia 65 tahun itu bisa mencari kehidupan baru di kampungnya setelah 40 tahun di Jakarta.
"Kita bisa mendorong untuk memafisilitasi, hingga membantu dicarikan kerjaan," tambah Sapto.

Mendapat tawaran ini, Mak Yati pun setuju. Dia bahkan menangis terharu karena tak pernah menyangka dikunjungi menteri.

"Semuanya terharu tadi melihat peristiwa ini. Mak Yati ini potensi, karena walau kondisi sulit tapi bisa mengumpulkan dana untuk kurban," ceritanya.

Mak Yati dan suaminya berkurban dua kambing pada hari raya Idul Adha 26 Oktober lalu. Keduanya mengumpulkan dana untuk membeli kambing sejak tiga tahun silam dari hasil mengumpulkan botol bekas dan barang lainnya. Kisah keduanya membuat haru para pengurus masjid.

Sumber: http://news.detik.com

Jumat, 08 April 2011

KISAH SUKSES RASULULLAH SAW DALAM BERBISNIS

Sebagai nabi akhir zaman, peran Nabi Muhammad Saw sangatlah sempurna, tidak hanya sebagai negarawan, tetapi peranannya sebagai pemimpin umat dan penyebar agama. Sisi lain yang kurang mendapat sorotan adalah karir beliau sebagai saudagar (entrepreneur)

Beliau mempunyai pengalaman yang pahit dilahirkan dalam keadaan yatim, ketika ayahnya sudah tiada. Pada usia enam tahun, dalam perjalanan kembali dari Yatsrib sesudah menengok makam ayahnya, Muhammad kembali kehilangan orangtua karena saat itu ibunya pun wafat. Bisa dibayangkan dalam usia enam tahun Muhammad sudah menjadi yatim piatu. Sampai usia delapan tahun 2 bulan beliau dibina dan dididik oleh kakeknya, Abdul Muthalib, seorang yang terpandang waktu itu. Usia itu sepeninggal kakeknya, diasuh oleh pamannya, Abu Thalib. Mulai saat itulah pemuda kecil Muhammad mulai mencari nafkah sendiri dengan menggembala kambing.

Pada usia 12 tahun, Muhammad diajak oleh pamannya berdagang ke Syiria yang berjarak ribuan kilometer dari kota Makkah. Perjalanan yang begitu jauh yang ditempuh oleh seorang anak berusia 12 tahun tanpa menggunakan mobil ataupun pesawat sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang zaman sekarang. Sepulang dari Syiria, Muhammad sangat sering mengadakan bisnis sampai beliau dikenal di Jazirah Arab sebagai seorang pengusaha Muda yang sukses.

Pendek kata, sebelum kenabian Rasulullah telah meletakkan prinsip-prinsip dasar dalam melakukan transaksi bisnis secara adil. Kejujuran dan keterbukaan Rasulullah dalam melakukan transaksi perdagangan merupakan teladan bagi seorang pengusaha generasi selanjutnya. Beliau selalu menepati janji dan mengantarkan barang dagangan dengan standar kualitas sesuai dengan permintaan pelanggan sehingga tidak pernah membuat pelanggannya mengeluh atau bahkan kecewa. Reputasi sebagai pelanggan yang benar-benar jujur telah tertanam dengan baik. Sejak muda, beliau selalu memperlihatkan rasa tanggung jawabnya terhadap setiap transaksi yang dilakukan.

Di usia 25 tahun, Muhammad menikah dengan Siti Khadijah dengan mahar 100 ekor unta muda. Saya kira, di Indonesia saat ini masih sulit kita dapati pemuda yang berani memberi mahar sebanyak atau setara dengan itu.

Jadi kalau ada yang mengeluh karena terlahir dari orang miskin maka bandingkan dengan Muhammad yang terlahir tanpa ayah di sisinya. Ketika pendidikan rendah menjadi alasan, bandingkan dengan Muhammad yang tidak pernah sekolah. Dan ketika ketiadaan modal menjadi halangan, bandingkan dengan Muhammad yang tidak berbekal modal materi. Dengan begitu tidak ada satu alasan pun bagi kita untuk mengeluh.

Sikap mandiri dan tidak bergantung pada orang lain adalah salah satu sikap yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur sejati. Kecerdasan emosional yang dimiliki Rasulullah juga sangat baik dalam membangun sebuah jaringan. Tidak tanggung-tanggung, rekanan bisnis Rasulullah adalah para pembesar-pembesar kaum Quraisy, yang juga merupakan teman kakeknya, Abdul Muthalib. Jaringan yang dipupuknya dengan kepercayaan. Kepercayaan yang bibitnya adalah kejujuran. Buahnya lebih hebat lagi. Saudagar wanita yang cantik lagi sukses, bernama Siti Khadijah, terpesona akan sikapnya yang kemudian menjadi istrinya.


Ada dua prinsip utama yang patut kita contoh dari perjalanan bisnis Rasulullah Saw. Pertama, uang bukanlah modal utama dalam berbisnis, modal utama dalam usaha adalah membangun kepercayaan dan dapat dipercaya (al-amin). money is not number one capital in business, the number one capital is trust . Kedua, kompetensi dan kemampuan teknis yang terkait dengan usaha. Beliau mengenal dengan baik pasar-pasar dan tempat-tempat perdagangan di Jazirah Arab. Beliau juga mengetahui seluk beluk aktifitas perdagangan dan bahayanya riba sehingga beliau menganjurkan jual beli dan mehapuskan sistem riba.

Prinsip-prinsip modern, seperti tujuan pelanggan dan kepuasan konsumen, pelayanan yang unggul, kompetensi, efisiensi, transparansi, persaingan yang sehat dan kompetitif semuanya telah menjadi gambaran pribadi dan etika bisnis Nabi Muhammad Saw. Semoga para pebisnis modern, dapat meneladaninya sehingga mereka bisa sukses dengan pancaran akhlak yang terpuji.

Salam Alaika Ya Rasulullaah

Muhamad Harry Naldi

Rabu, 24 November 2010

SUKSES WALAUPUN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN BERBEDA


Oleh: Agung Pribadi

Anwar Ibrahim adalah salah seorang yang disebut sebagai menteri keuangan terbaik di Malaysia. Ketika ia menjabat sebagai Menteri keuangan beberapa pengusaha kelas kakap Malaysia memberikan hadiah berupa jam tangan emas. Anwar Ibrahim menolak hadiah itu. Ia mengatakan, “Hadiah ini pasti ada hubungannya dengan jabatan saya karena waktu saya belum menjabat sebagai menteri keuangan tidak ada yang memberikan hadiah seperti ini !. Ini sama saja dengan suap !”.

Inilah sebabnya mengapa Anwar disebut sebagai salah satu menteri keuangan terbaik di Malaysia, karena ia jujur. Sebagai menteri keuangan terbaik apakah latar belakang pendidikannya adalah ekonomi seperti Sri Mulyani? Bukan! Latar belakang pendidikan Anwar Ibrahim adalah Sastra Arab!

Teten Masduki adalah ikon perjuangan anti korupsi di Indonesia. Di masa akhir Orde Baru ia mendirikan Indonesia Corruption Watch yang menjadi LSM terdepan dalam pemberantasan korupsi. Sekarang Teten aktif di TI (Transparency International) Apakah latar belakang pendidikan Teten adalah Fakultas Hukum? Bukan! Latar Belakang pendidikan Teten adalah IKIP jurusan Kimia.

Margareth Thatcher adalah perempuan pertama yang menjadi Perdana Menteri di Inggris. Ia dijuluki perempuan besi karena ketegasannya dalam mengambil keputusan. Ia berhasil menembus dominasi laki-laki dalam politik di Inggris dan Eropa. Ia juga menginspirasi Angela Merkel untuk maju sebagai kanselir Jerman dan akhirnya terpilih. Apakah latar belakang pendidikan Thatcher adalah politik? Bukan! Latar belakang pendidikannya adalah jurusan kimia!

Terkadang kita menolak sebuah peluang yang bagus ke arah kesuksesan kita tapi kita menolak dengan alasan latar belakang pendidikan kita berbeda. Padahal kalau kita berniat sukses kita harus membuka mata lebar-lebar untuk semua peluang yang ada.

Selasa, 16 November 2010

Refleksi No Excuse! Dalam Bisnis

Refleksi No Excuse! dalam bisnis
oleh Isa Alamsyah

Yang saya tulis berikut ini tidak termasuk dalam buku No Excuse!
Tetapi tanpa sadar falsafah No Excuse! telah membuat saya survive dalam dunia bisnis dan membuat bertahan menghadapi tantangan dan berkembang terus.

Saya memulai bisnis penerbitan tahun 2005 dari sebuah buku fotokopian.
Ya betul, buku tulisan saya yang di fotokopi lalu dijual.
Modalnya tidak lebih dari 100 ribuan.
Tapi dari modal kecil tersebut dalam 5 tahun saya bisa membeli atau membangun
4 rumah tingkat dua, 2 apartemen studio, 1 rumah 3 lantai, 3 buah mobil, sebuah kafe, dan 3 buah perusahaan penerbitan, serta penghasilan lumayan melimpah.
Bagaimana mungkin?
Karena saat itu saya tidak menggunakan excuse "tidak punya modal" sebagai hambatan untuk meraih sukses.

Lalu bagaimana bisnis buku yang difotokopi bisa menjadi aset miliaran?

Kisahnya bermula tahun 2005-an.
Saat itu saya punya konsep tulisan yang diyakini akan laku di sebuah captive market tapi tidak punya uang untuk menerbitkannya. Gaji sebagai wartawan di media asing sebenarnya ada, cukup lumayan, tapi itu tidak cukup untuk mencetak buku dalam jumlah besar. Akhirnya saya uji coba fotokopi 10 -20 eksemplar dan terjual habis. Lalu saya coba 50 eksemplar ternyata habis. Saya coba 100 ternyata habis. Ternyata buku saya laku.
Tapi itu masalahnya tidak punya modal.

Belum sempat bergerak, datanglah bencana. Buku fotokopian saya dibajak oleh orang yang punya modal. Orang itu punya modal tapi tidak punya kreativitas. Ketika buku saya laku maka ia menjiplak habis dan mencetaknya dalam jumlah ribuan. Untuk melacak pembajaknya ternyata cukup sulit.

Tapi orang yang mau sukses selalu bisa melihat sisi positif dari segala kejadian.
Pembajakan tersebut sekalipun menyebalkan, membuktikan buku saya laku.
Lalu saya mulai berpikir bagaimana bisa mencari modal.
Belum sempat dapat modal, ada orang yang mau menerbitkan buku saya dengan memberi royalti. Saya setuju, dengan harapan royalti itu nanti jadi modal.
Maka diterbitkanlah buku tersebut dalam jumlah besar (menurut saya saat itu), 3000 eksemplar.
Tapi ternyata orang itu hanya membayar royalti sekali dua kali setelah itu tidak bayar lagi padahal saya tahu benar ia cetak ulang berkali kali sampai puluhan ribu eksemplar. Sekali lagi saya jadi korban.

Tapi sekali lagi kejadian itu membuktikan buku saya laku. Buktinya sudah ada dua orang yang berani menerbitkannya.
Maka kini saya punya amunisi untuk mencari investor.
Singkat cerita saya mendapat seorang yang berani investasi Rp 8 juta untuk satu buku, tidak besar tapi ini awal mula yang baik.
Cetakan pertama sukses, cetakan kedua sukses dan seterusnya.
Karena percetakan sudah percaya akhirnya saya bisa mencetak tanpa harus membayar terlebih dahulu. Ini semakin menarik, saya bisa menjual produk tanpa modal.
Maka bergulirlah bisnis penerbitan tersebut sampai menghasilkan puluhan ribu eksemplar setiap bulan dan berkembang menjadi 3 lini penerbitan.
Buku No Excuse edisi perdana, terjual sampai 50.000 eksemplar dalam jangka waktu sekitar 1 bulan.

Begitulah kisah singkat bagaimana buku sebuah bisnis yang bermula dari buku fotokopian menjadi aset miliaran.
Tentu saja banyak kendalanya, tapi itu dibahas di lain waktu.

Bagaimana dengan Anda?
Apakah Anda ingin juga melipat gandakan modal Anda?
Apakah Anda ingin melipatgandakan penghasilan Anda sekalipun tidak punya modal?
Apakah Anda ingin melipat gandakan pencapaian Anda?

Saya mengundang Anda untuk ikut dalam workshop No Excuse!
Undangan ini berlaku bagi siapa saja yang ingin hidupnya lebih baik.
Bagi siapa saja yang ingin melakukan lompatan lebih jauh dalam hidupnya.
Saya sudah membuktikannya, dan banyak dalam tim No Excuse! yang sudah juga membuktikannya.

Di dalam workshop ini Anda akan dilatih untuk:
Menemukan penyakit paling berbahaya dalam menuju kesuksesan, yang sebagian besar tidak menyadari penyakit ini?
Anda akan diajarkan untuk mengembangkan seluruh potensi dan kemampuan yang selama ini terbengkalai. Anda akan kaget melihat banyak peluang di depan mata, banyak potensi di depan mata yang disia-siakan.
Anda juga akan kaget, pencapaian Anda saat ini jauh dari apa yang bisa Anda capai.
Penciuman, insting dan kepekaan Anda terhadap peluang dan prestasi kehidupan akan dibuat lebih sensitif dan meningkat pesat.
Pelatihan ini akan mengembangkan potensi Anda berpuluh kali lipat!

BAHAGIA DAN BERDAYA
Pelatihan No Excuse tidak sekedar membuat Anda bahagia tapi juga berdaya.
Banyak orang bisa bahagia dengan apa yang didapatnya saat ini. Tapi ketika berbenturan musibah, biaya penyakit yang besar biayanya mereka tidak berdaya. Akhirnya kebahagiaan pun sirna. Tidak ada yang bisa bahagia ketika melihat orang yang dicintai sakit dan kita tidak bisa membayar biayanya, bukankah demikian?
Karena itu kita butuh bahagia dan berdaya! Bersyukur dan makmur!

Apa saja materi yang akan diberikan:
Menemukan penyakit paling berbahaya yang menghambat kesuksesan.
10 kesalahan umum tentang pemahaman tentang uang.
Mengembangkan potensi lain selain uang menjadi uang?
(Selama ini banyak yang menganggap uang sebagai solusi, padahal banyak hal bisa kita selesaikan tanpa uang dan banyak uang bisa kita dapatkan tanpa uang).
10 karakteristik ciri-ciri orang besar dan bagaimana mengaplikasikan dalam hidup kita.
Apa saja skill rahasia yang dimilik orang sukses?

Apa saja role playnya?
Dream setting, Excuse inventory, Success declaration! dan banyak lagi lainnya.

Saya tunggu kehadiran Anda
Dalam workshop No Excuse
Sebuah pengalaman yang belum pernah alami sebelumnya.

Berapa biayanya? Sangat murah
Sebuah workshop yang akan mengubah hidup Anda hanya cukup menyediakan dana sebesar Rp 150.000 saja (Harga khusus saat ini dan peserta terbatas)
Anda akan mendapat training dari jam 10.00 pagi sampai jam 16.00
1 hari yang anda sisakan akan mengubah hidup Anda secara total dalam 1 bulan atau 1 tahun mendatang
Beberapa jam yang Anda sediakan unruk belajar mungkin akan meningkatkan pengasilan Anda 10 satau 100 kali lipat.

Rabu, 07 Juli 2010

BOLA ITU BULAT! OLEH ISA ALAMSYAH

Isa Alamsyah

Saat ini hampir semua mata penggemar bola tertuju pada pagelaran akbar piala dunia. Seandainya saja kita melihat dari kaca mata motivasi dan pembelajaran diri, banyak sekali hal yang bisa kita dapat dari pagelaran akbar itu selain sekedar menonton bola.

Bola itu bulat! Segalanya bisa terjadi di sepak bola. Ini adalah prinsip dasar yang banyak dipegang oleh hampir seluruh pelatih ataupun pemain sepakbola.
Mereka tahu dalam sepak bola banyak kejutan. Banyak tim yang di atas kertas pasti menang tapi ternyata pulang duluan.
Seringkali tim yang diunggulkan tiba-tiba dikalahkan. Tim yang diremehkan tiba-tiba muncul jadi pemenang.
Artinya dalam dunia bola semua mungkin terjadi, resiko kalah selalu mengancam, harapan selalu ada.

Seandainya saja kita bisa mengaplikasikan itu dalam kehidupan, mungkin kita akan jadi pemenang, setidaknya punya mental pemenang. Kadang kita merasa kalau modal kita lebih besar kita akan menang persaingan, tapi kehidupan juga seperti sepak bola, yang modal kecil juga bisa menang.
Real Madrid yang beranggaran 420 juta Euro pertahun pernah dikalahkan oleh Alcorcon yang budgetnya 1,1 juat pertahun (Buku NO Excuse hlm 203).
Inggris yang berpengalaman hanya bisa imbang dengan Amerika di pertemuan pertama piala dunia 2010.
Ghana yang negara miskin bisa menggilas negera Eropa Serbia.

Jika kita percaya segala kemungkinan bisa terjadi maka kita tidak akan cepat puas, tidak akan menganggap enteng persaingan dan menyepelekan prestasi dalam kehidupan.
Kita tidak akan mudah sesumbar dan percaya diri tanpa persiapan.

Karena hidup juga seperti bola, jadi kita harus selalu siaga. Kadang kita merasa kalau prestasi kita di sekolah bagus masa depan akan cerah, padahal tidak selalu begitu, karena itu kita harus mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan. Kadang kita merasa kalau kita selalu bekerja keras siang malam akan lebih sukses dari yang bekerja biasa-biasa saja, padahal tidak selalu begitu. Yang bekerja cerdas walau terkesan santai seringkali bisa lebih sukses. Kadang ada yang merasa karena saat ini rajin ibadah kita akan pasti khusnul khotimah, padahal belum tentu, karena itu kita harus selalu menjaga diri dan konsisten sampai akhir hayat. Ingat, setan akan selalu berusaha mencari kelemahan kita.

Intinya, selalu siaga atas segala kemungkinan, selalu mawas diri, selalu konsisten, jangan sampai lengah, karena kehidupan juga berputar seperti bola.

Sudah baca buku No Excuse?

Ditunggu komentarnya: http://bit.ly/d9KR1k

Minggu, 02 Mei 2010

MULAILAH HARI INI !!!


Mulailah hari ini!
Pernah dengar kan wise word (Kata bijak) di bawah ini?
Yesterday is history (Kemarin adalah masa lalu)
Tomorrow is mystery (Besok, kita tidak tahu)
Today is a gift (Hari ini adalah berkah)
Ya karena itu kita harus melakukan segala sesuatu sebaik-baiknya hari ini.

Renungan yang disampaikan oleh sahabat kita Ogy Febri Adlha, menarik untuk kita simak.

HANYA ADA 3 HARI DALAM HIDUP INI
Ogy Febri Adlha
Yang Pertama
HARI KEMARIN

Kamu tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.

Kamu tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.

Kamu tak mungkin lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan yang kamu rasakan kemarin.

Biarkan hari kemarin lewat; Lepaskan saja...

Yang kedua:
HARI ESOK
Hingga mentari esok hari terbit,
Kamu tak tahu apa yang akan terjadi.
Kamu tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Kamu tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; Biarkan saja...

Yang tersisa kini hanyalah :
HARI INI
Pintu masa lalu telah tertutup.

Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri kamu untuk hari ini.

Kamu dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini
Bila kamu mampu memaafkan hari kemarin
Dan melepaskan ketakutan akan esok hari.

Hiduplah hari ini.
Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.

Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini...

Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat,
Meski mereka berlaku buruk pada kamu

Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini,
karena mungkin besok cerita sudah berganti.

Ingatlah bahwa kamu menunjukkan penghargaan pada
orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri kamu sendiri

Jadi teman, jangan biarkan masa lalu mengekangmu
Atau masa depan membuatmu bingung

Lakukan yang terbaik HARI INI !
Dan lakukan SEKARANG juga !

Ditunggu komentarnya http://bit.ly/hari_ini

Sabtu, 01 Mei 2010

CINTA YANG TAK MAMPU DI BAYAR


Lutfia, bukan siapa-siapa. Tapi ia menjadi seseorang yang akan disebut namanya di Surga kelak oleh Yusuf, anak tercintanya. Dan ia akan menjadi satu-satunya yang direkomendasikan Yusuf, seandainya Allah memperkenankannya menyebut satu nama yang akan diajaknya tinggal di Surga, meski Lutfia sendiri nampaknya takkan membutuhkan bantuan anaknya, karena boleh jadi kunci surga kini telah digenggamnya.

Bagaimana tidak, selama dua hari Lutfia menggendong anaknya yang berusia belasan tahun mengelilingi Kota Makassar untuk mencari bantuan, sumbangan dan belas kasihan dari warga kota, mengumpulkan keping kebaikan dan mengais kedermawanan orang-orang yang dijumpainya, sekadar mendapatkan sejumlah uang untuk biaya operasi anaknya yang menderita cacat fisik dan psikis sejak lahir.

Tubuh Yusuf, anak tercintanya yang seberat lebih dari 40 kg tak membuat lelah kaki Lutfia, juga tak menghentikan langkahnya untuk terus menyusuri kota. Tangannya terlihat gemetar setiap menerima sumbangan dari orang-orang yang ditemuinya di jalan, sambil sesekali membetulkan posisi gendongan anaknya. Sementara Yusuf yang cacat, takkan pernah mengerti kenapa ibunya membawanya pergi berjalan kaki menempuh ribuan kilometer, menantang sengatan terik matahari, sekaligus ratusan kali menelan ludah untuk membasahi kerongkongannya yang kering sekering air matanya yang tak lagi sanggup menetes.

Ribuan kilo sudah disusuri, jutaan orang sudah dijumpai, tak terbilang kalimat pinta yang terucap seraya menahan malu. Sungguh, sebuah perjuangan yang takkan pernah bisa dilakukan oleh siapa pun di muka bumi ini kecuali seorang makhluk Tuhan bernama; Ibu. Ia tak sekadar menampuk beban seberat 40 kg, tak henti mengukur jalan sepanjang kota hingga batas tak bertepi, tetapi ia juga harus menyingkirkan rasa malunya dicap sebagai peminta-minta, sebuah predikat yang takkan pernah mau disandang siapapun. Tetapi semua dilakukannya demi cintanya kepada si buah hati, untuk melihat kesembuhan anak tercinta, tak peduli seberapa besar yang didapat.

Tidak, ia tak pernah berharap apa pun jika kelak anaknya sembuh. Ia tak pernah meminta anaknya membayar setiap tetes peluhnya yang berjatuhan di setiap jengkal tanah dan aspal yang dilaluinya, semua letih yang menderanya sepanjang jalan menyusuri kota. Ibu takkan memaksa anaknya mengobati luka di kakinya, tak mungkin juga si anak mengganti dengan seberapa pun uang yang ditawarkan untuk setiap hembusan nafasnya yang tak henti tersengal.

Lutfia, adalah contoh ibu yang boleh jadi semua malaikat di langit akan mengagungkan namanya, yang menjadi alasan tak terbantahkan ketika Rasulullah menyebut "ibu" sebagai orang yang menjadi urutan pertama hingga ketiga untuk dilayani, dihormati, dan tempat berbakti setiap anak. Lutfia, barangkali telah menggenggam satu kunci surga lantaran cinta dan pengorbanannya demi Yusuf, anak tercintanya. Bahkan mungkin senyum Allah dan para penghuni langit senantiasa mengiringi setiap hasta yang mampu dicapai ibu yang mengagumkan itu.

Sungguh, cintanya takkan pernah terbalas oleh siapapun, dengan apapun, dan kapanpun. Siapakah yang lebih memiliki cinta semacam itu selain ibu? Wallaahu 'a'lam

Jumat, 09 April 2010

GAGAL: BISA JADI KITA AKAN MENSYUKURINYA BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN


Oleh: Agung Pribadi

Agus Salim lahir pada tanggal 8 Oktober 1884 di Kota Gadang, Bukit Tinggi Sumatra Barat dan keturunan jaksa wilayah ini memang seorang yang cerdas. Mungkin ada faktor genetik juga dari ayahnya yang jaksa dan kakeknya yang ulama serta keluarga ibunya yang ulama.

Ketika Salim lulus dari HBS (Hogere Burgerschool, setingkat SMA) tahun 1903 ia menjadi lulusan HBS terbaik di seluruh Indonesia yang waktu itu bernama Hindia-Belanda. Ia melamar kepada pemerintah Hindia Belanda untuk memperoleh beasiswa kedokteran. Tapi ia gagal. Pemerintah Hindia Belanda hanya mau memberikan beasiswa kepada orang yang dianggap memiliki pemikiran liberal yaitu RA Kartini.

Tapi RA Kartini dilarang ke Belanda oleh orangtuanya. Jangankan ke Belanda, untuk keluar rumah saja ia dilarang oleh orangtuanya.

Hal ini menyebabkan R.A. Kartini mengusulkan kepada pemerintah Belanda untuk mengalihkan bea-siswa untuk dirinya agar diberikan kepada Agus Salim saja untuk melanjutkan ke sekolah kedokteran di Belanda. Tapi pemerintah Belanda tidak mengabulkannya.

Berarti, untuk kedua kalinya, Agus Salim Gagal memperoleh beasiswa untuk kuliah di sekolah kedokteran di Belanda, Ia sangat terpukul. Berhari-hari ia merasa sedih. Masa Seorang lulusan terbaik HBS di seluruh Hindia Belanda gagal memperoleh beasiswa sekolah kedokteran.

Tapi memang di balik semua musibah ada hikmah. Haji Agus Salim 50 tahun kemudian bersyukur tidak jadi menerima bea-siswa kedokteran. “Kalau saya menerima bea-siswa kedokteran belum tentu saya menjadi tokoh pergerakan dan pejuang Indonesia merdeka”, katanya ketika memberikan kuliah di Cornell University, Amerika Serikat.

Itulah hikmah sebuah kegagalan. Barangkali ketika mengalami sebuah kegagalan kita akan bersedih dan terpukul. Tapi bisa jadi kita akan mensyukurinya esok, lusa, minggu depan, atau bahkan 50 tahun kemudian seperti Haji Agus Salim.

Seandainya Haji Agus Salim tidak menjadi tokoh pergerakan dan pejuang Indonesia merdeka mungkin tidak ada Negara yg mengakui kemerdekaan Indonesia karena Negara yg pertama mengakui Indonesia merdeka yaitu Mesir melakukannya karena lobby dari haji Agus Salim.

Seandainya Haji Agus Salim tidak menjadi tokoh pergerakan maka tidak akan ada pejuang kemerdekaan kemerdekaan yg lain seperti Mohammad Roem, Mohammad Natsir, Buya Hamka yang menjadi murid Haji Agus Salim.

Tidak akan juga ada diplomat-diplomat ulung di mana Haji Agus Salim menjadi guru mereka. Sebuah kerugian besar jika Haji Agus Salim tidak menjadi tokoh pergerakan dan pejuang Indonesia merdeka.

Jadi ketika kita mengalami kegagalan mungkin itu yang terbaik buat kita. Tapi bisa jadi kita baru menyadarinya di kemudian hari.

Ditunggu komentarnya di http://bit.ly/gagal_agus_salim


********
SUDAH BACA BUKU "JANGAN TAKUT GAGAL"?
Buku poket murah, tapi sarat makna Rp 15.000
Komen dari yang sudah baca buku jangan takut gagal:

Subhanallah. Allahu Akbar. Saya bingung harus bagaimana membangkitkan kembali semangat grup. Ternyata mudah dan murah saya pinjami buku Jangan Takut Gagal. Dasyat. Impian dan sikap mereka makin terjaga dan makin bergemuruh. Alhamdulillah perkembangan grup makin positif. Mereka makin optimis dan antusias terutama dengan strategi-stretegi yang makin berani. Terima kasih atas inspirasi dan motivasi yang bapak kobarkan melalui buku-buku, semoga bapak makin intens membangkitkan gelombang energi dasyat untuk Kebangkitan Indonesia.
Qadar, Bogor

*****************
EMAK INGIN NAIK HAJI TERSEDIA DVD-nya
Tahu kan berita terbaru tentang film Emak Ingin Naik Haji yang diberitakan berbagai media. Film ini mendominasi Festival Film Bandung. Film Emak dapat 9 nominasi dari 12 kategori yang ada. Mohon doanya.
Kabar baik lainnya, kini sudah tersedia DVD film Emak Ingin Naik Haji.
Pemesanan dvd mau pun bukunya bisa by email ke penerbitasmanadia@gmail.com atau sms ke 087885273530.
Harga dvd: 39 rb (murah untuk dvd original). Harga buku Emak INgin Naik Haji Rp 40 rb (isinya 10 cerpen terbaik Asma Nadia, dan Emak hanya salah satu cerpen)
Dapatkan promo khusus Emak (paket buku dan dvd) hanya dengan 65 rb! dapat dua-duanya.
Baik buku maupun filmnya telah menyentuh hati setiap penikmatnya yang menginginkan wisata ruhiyah...

*********
PESAN BUKU ONLINE
Buku terbitan Asma Nadia Publishing House paket April sampai 30%
Buku terbitan Asma Nadia Publishing House 20%
Buku Asma Nadia, Putri Salsa terbitan lain diskon 10%
Kecuali buku Istana Kedua terbitan Gramedia (minim stock) tidak ada diskon.
Pesan ke Dedi 087885273530

******

*******
PELATIHAN KEPENULISAN TERDEPAN DI INDONESIA!
WORKSHOP MENULIS NASIONAL:
MASA EARLY BIRD SUDAH BERAKHIR
(Yang sudah SMS/ konfirmasi tapi belum transfer ditunggu sampai senin)

Cara pendaftaran kirim sms ke Isa 08128664864 : Nama lengkap (spasi) email address (spasi) jika transfer atas nama orang lain sebutkan namanya.
Transfer ke Rek BCA an Asmarani Rosalba 7650334064
rek Mandiri an. Asmarani Rosalba 157-00-0206797-4

JIKA ADA YANG BERMINAT ADA LAUNCHING ATAU PELATIHAN DI DAERAH, SILAHKAN HUB ACCOUNT FACEBOOK: manajemen asma nadia

******
JADWAL WORKSHOP MENULIS NUSANTARA
Surabaya nampaknya bulan Mei sudah siap (lumayan banyak yang sudah confirm), sekitar tanggal 9 atau 10 Mei, bagaimana Surabaya?
Setelah itu mungkin Bandung atau Jogja (masih bersaing jumlah peminatnya)
Ada daerah yang mau menyusul?
sms ke Isa 08128664864

MENGUKUR TINGGI GEDUNG DENGAN BAROMETER

Sir Ernest Rutherford, Presiden dari Royal Academy, dan penerima Nobel Fisika menceritakan kisah ini:

"Beberapa waktu lalu aku menerima panggilan dari kolegaku. Dia akan memberikan nilai nol untuk ujian salah seorang siswanya, tapi siswa tersebut berkeras dia harus mendapatkan nilai sempurna. Sang instruktur dan siswa tersebut sepakat untuk penengah yang obyektif dan aku yang dipilih".

Soal ujiannya berbunyi: "Tunjukkan cara mengukur tinggi sebuah gedung dengan bantuan barometer."

Siswa itu menjawab: "Bawa barometer tersebut ke puncak gedung, ikatkan dengan sebuah tali, turunkan sampai ke jalan lalu tarik kembali ke atas, ukur panjang tali. Panjang tali itu adalah sama dengan tinggi gedung."

Siswa tersebut berhak meminta nilai penuh karena dia menjawab dengan lengkap dan benar. Di sisi lain, nilai penuh harusnya diberikan atas dasar kompentensi di bidang fisika, dan jawabannya tidak menunjukkan hal ini. Aku menyarankan ujian ulang. Aku memberikan waktu enam menit untuk menjawab soal yang sama dengan syarat harus dijawab menggunakan dalil-dalil fisika.

Lima menit berlalu, dia masih belum menulis apa-apa. Aku menanyakan apa dia mau menyerah, tapi dia menjawab kalau dia punya banyak solusi, dia cuma memikirkan solusi yang terbaik. Aku menyuruhnya melanjutkan dan pada menit berikutnya dia menyerahkan jawabannya yang berbunyi "Bawa barometer ke puncak gedung, jatuhkan, dan ukur waktunya dengan stopwatch, lalu menggunakan rumus 'jarak=0,5*percepatan*waktu^2, tinggi gedung bisa diukur."

Saat ini aku meminta kolegaku untuk menyerah. Dia setuju dan memberikan siswanya nilai penuh. Saat meninggalkan ruang ujian aku teringat bahwa siswa itu punya beberapa solusi, jadi aku menanyakan solusi apa saja itu.

Siswa itu menjawab, "Ada banyak cara mengukur tinggi gedung dengan bantuan barometer. Misalnya, membawa barometer ke luar, lalu mengukur tinggi barometer dan panjang bayangannya, dan mengukur panjang bayangan gedung, dan dengan rumus perbandingan sederhana tinggi gedung bisa diketahui."

"Kalau Anda mau cara yang lebih rumit, ikat barometer dengan tali, ayun seperti bandul di lantai dasar dan di atap untuk menghitung nilai gravitasi. Dari perbedaan nilai gravitasi tinggi gedung bisa dihitung."

"Dengan metode yang sama, bila dari atap talinya di ulur sampai ke dasar lalu diayunkan seperti bandul, tinggi gedung bisa dihitung melalui periode ayunan."

"Ini cara kesukaan saya, bawa barometer ke tempat pemilik gedung lalu katakan: 'Pak, ini ada sebuah barometer, bila Anda memberitahukan tinggi gedung Anda, saya akan memberikan barometer ini."

Saya bertanya apakah dia tidak mengetahui cara konvensional untuk memecahkan masalah tersebut. Dia jawab kalau dia tahu, tapi dia tidak mau terpaku pada satu pola pemikiran saja.

Siswa itu bernama Niels Bohr, peraih Nobel di bidang fisika tahun 1922 dan salah satu ilmuwan fisika yang paling berpengaruh di abad 20.

--------------
Melatih kebebasan pikiran
Isa Alamsyah

Sekolah seharusnya mendidik kita berpikir dan menemukan cara paling praktis untuk menemukan solusi akan tetapi justru seringkali sekolah justru menjadi tempat kita memandulkan pikiran kita (seperti contoh di atas).

Saya ingat ketika kuliah, kalau ada pertanyaan essai dengan awal kalimat
"Menurut Anda apakah......?
Lucunya, sekalipun pertanyaannya menurut Anda (menurut kita - siswa) tapi jawaban yang benar adalah jawaban yang sesuai dengan pendapat dosen.
Saya sering bilang keteman-teman, kalau begitu harusnya soalnya berbunyi
"Menurut saya (dosen)...?
"Menurut dosen Anda...?
Lalu kita menduga-duga jalan pikiran sang dosen untuk menjawabnya. Karena kalau soalnya menurut Anda (siswa) jadi apapun jawabnnya benar dong, kan menurut saya.

Saya juga teringat ketika Faiz (penulis cilik) anak Helvy Tiana Rosa pulang mengeluh dengan jawabannya yang disalahkan guru.
Saat itu ada pelajaran agama bunyi soalnya:
"Apakah diterima orang yang berpuasa tapi berbohong"
Lalu Faiz menjawab
"Mana saya tahu, saya bukan Allah!"
Mendengar jawaban itu saya ketawa, tapi itu jawaban benar. Yang berhak mengatakan diterima atau tidak amal seseorang kan Allah.
Jadi yang salah pertanyaannya.

Ya itu sedikit renungan kita tentang pendidikan.

Di Buku No Excuse dibahas latar pendidikan sebagai salah satu excuse yang sering diungkap orang sebagai alasan tidak mencapai sukses adalah pendidikan.
Jika Anda baca kisah mereka, maka latar belakang pendidikan sama sekali bukan excuse atau dalih yang bisa diterima.

Salam sukses selalu, No Excuse! karena Anda bisa!
Ditunggu komentarnya http://bit.ly/gedung_barometer

Oleh Iwan Surya